Wow! 5 Tokoh Autis Hebat Ini Bakatnya Bakal Bikin Kamu Minder

Daniel Tammet, Tokoh Autis Sahabat Angka dan Bahasa

Autisme lekat dengan anak yang tidak disiplin, semaunya sendiri, bahkan dianggap menular. Padahal autisme adalah kondisi keterbelakangan perkembangan yang menyebabkan kendala pada interaksi sosial. Bahkan di antara mereka terdapat tokoh-tokoh autis yang luar biasa, lho Dear. Mereka yang disebut autistic savant adalah orang-orang dengan gangguan perkembangan otak namun memiliki kemampuan tidak biasa seperti bahasa, musikal, seni, bahkan matematis.

Bagi kamu yang penasaran, Riliv sudah menyiapkan nama tokoh autis yang siap membuatmu berdecak kagum:

Leslie Lemke, yang kehilangan penglihatannya sejak bayi mampu memainkan lagu klasik di piano dalam sekali dengar.
Tokoh Autis Leslie Lemke mampu memainkan musik hanya dengan sekali dengar
Leslie Lemke jago bermain musik hanya dengan sekali dengar

Sejak kecil, Leslie Lemke harus berusaha keras untuk menelan makanan dan berdiri hingga usia 15 tahun karena gangguan autis. Namun pada suatu malam Ibu Lemke melihat ia tiba-tiba mampu memainkan lagu klasik di piano dalam sekali dengar, tanpa kursus musik sebelumnya.

Sejak saat itu Lemke sering diundang untuk mengadakan konser musik klasik. Ia hanya perlu mendengarkan sekali dan mampu memainkannya dengan sempurna sehingga namanya segera dikenal sebagai tokoh autis terkenal. Saat ini, Lemke sedang beristirahat karena kesehatannya terganggu. Doakan kesembuhannya agar Lemke berkesempatan konser di Indonesia, ya Dear.

Derek Paravicini mampu menghasilkan aransemen musik yang berbeda dari lagu aslinya dalam sekejap
Tokoh Autis Derek Paravicini mampu mengaransemen secara instan
Derek Paravicini, komposer aransemen instan

Kamu hobi mendengarkan cover lagu di Youtube? Jika iya, kamu harus bertemu Derek Paravicini. Ia dalah pianis fenomenal yang terkenal dengan kecepatannya mempelajari lagu seperti Leslie Lemke. Istimewanya, ia mampu menggubah lagu dengan style yang berbeda dalam sekejap, lho. Tak jarang ia mendapat permintaan untuk menggubah lagu Mozart menjadi reggae atau lagu rock menjadi klasik.

Di balik penampilannya yang necis, ia sebenarnya memiliki perjuangan yang harus ia lakukan sehari-hari: mengancingkan bajunya. Paravicini adalah tokoh autis yang kesulitan dalam kegiatan sehari-hari selain bermain piano. Ia juga seorang tuna netra, yang berarti ia memainkan piano tanpa melihat tutsnya sama sekali. Kira-kira dia mau main lagu dangdut, nggak ya?

Kim Peek, mampu mengingat tanggal yang lalu serta kegiatan apa yang ia lakukan saat itu
Kim Peek, Tokoh Autis Sang Manusia Kalkulator dan Kalender
Kim Peek, Sang Manusia Kalkulator dan Kalender

Masih ingat cuaca tanggal 4 Oktober lalu? Atau baju apa yang kamu kenakan hari ini 3 tahun silam? Pertanyaan tersebut tentu tidak masuk akal untuk dijawab, kecuali bagi Kim Peek.

Sebelum berusia 4 tahun, Kim Peek didiagnosa tidak dapat berjalan seumur hidupnya. Namun kegigihan ayah Peek mengantarkan anaknya menjadi autis savant paling terkenal karena dua bakat: memori super dan menghitung tanggal. Kim mampu membaca 2 halaman buku sekaligus dan mengingatnya dengan sempurna sehingga dijuluki ‘Kimputer’. Ia juga mampu mengingat tanggal serta kegiatannya saat itu. Tanyakan tentang lagu yang ia dengarkan 2 tahun silam; ia akan menjawab secara cepat dan mendetil.

Peek menjadi inspirasi sebuah film berjudul Rain Man dan mengubah pandangan Amerika mengenai autisme. Tidak ada yang menyangka, bahwa tokoh autis seperti Kim yang tercatat dalam sejarah Amerika adalah orang yang kesulitan mengenakan pakaian dan mencetak nilai rendah pada tes IQ.

Stephen Wiltshire, mampu menggambar denah perkotaan dengan detil dalam sekali pengamatan saja.
Stephen Wiltshire, Tokoh Autis Manusia Kamera
Stephen Wiltshire, Manusia Kamera

Apa yang dipikirkan bayi saat mengucapkan kata pertamanya? Pasti benda atau orang yang berarti baginya. Itulah yang dirasakan Stephen Wiltshire ketika ia berhasil mengucapkan kata pertamanya – “Kertas” – pada usia 9 tahun.

Wiltshire mengenyam pendidikan di sekolah bagi siswa berkebutuhan khusus. Ia menemukan kegemarannya dalam menggambar meskipun sama sekali belum bisa berbicara. Selama itu Wiltshire berkomunikasi dengan karyanya hingga gurunya berhasil membuatnya mengucapkan kata pertamanya.

Bakat menggambar Wiltshire tidak main-main: ia mampu menggambar denah perkotaan dengan detil dalam sekali pengamatan saja. Karya terbarunya adalah menggambar Pelabuhan Victoria di Hong Kong dengan ingatan dan menyelesaikannya di kanvas berukuran 10 meter. Kalau diminta menggambar Jakarta akan seperti apa ya?

Daniel Tammet, mampu berbicara dalam sembilan bahasa dan menghitung cepat
Daniel Tammet, Tokoh Autis Sahabat Angka dan Bahasa
Daniel Tammet, Sahabat Angka dan Bahasa

Tampan dan berwibawa. Itulah kesan pertama saat melihat pria yang berulangtahun ke-38 Januari kemarin. Penampilannya tampak seperti pebisnis yang sedang bersantai. Sayangnya Daniel Tammet bukanlah sebuah pebisnis; ia adalah tokoh autis yang sedang populer saat ini.

Pertama muncul ketika ia mampu menyebutkan seluruh digit angka Pi – 22.514 digit angka – dengan benar, ia segera dikenal sebagai kalkulator berjalan. Ia mengenal angka atau bahasa seperti sebuah bentuk tersendiri di kepalanya, sehingga memungkinkannya untuk menghitung dengan cepat. Tammet juga mampu berbicara dalam sembilan bahasa bahkan menciptakan bahasa sendiri yang disebut Manti.

Di balik sosoknya yang bersahabat, Tammet mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Sindrom Asperger membuatnya terlalu fokus dan obsesif sehingga melakukan tindakan berulang terus menerus. Saat kecil ia sering diejek karena kendala berinteraksi. Namun obsesi Tammet pada angka telah membuktikan bahwa dia memiliki kelebihan luar biasa. Hebat banget, ya Dear?

5 orang berbakat ini hanyalah sedikit dari teman-teman kita yang menyandang autisme. Melalui pengajaran khusus serta kesabaran, penderita autis juga tetap bisa berkarya. Tentunya dengan metode yang berbeda dari anak normal dan perhatian agar mereka mau mengekspresikan diri. Yuk apresiasi teman-teman berkebutuhan khusus kita yang lain.

Reference:

  1. 10 Most Fascinating Savants in the World. (5 September 2008). www.neatorama.com
  2. 5 Prodigious Savants With Unbelievable Talents. (15 September 2014). www.therichest.com
  3. Daniel Tammet – Website. http://www.danieltammet.net
  4. Darius, H. (2007). Savant syndrome-theories and empirical findings.
  5. Derek Paravicini – Website. www.stephenwiltshire.co.uk/
  6. Sarris, M. (15 Januari 2015). The Stigma of Autism: When All Eyes Are Upon You. Simons Simplex Community @ Interactive Autism Network. https://iancommunity.org
  7. Stephen Wiltshire MBE – Biography. www.stephenwiltshire.co.uk/
  8. Watt, N. (28 Mei 2010). Autistic Savant Daniel Tammet Solves Problems in Blink of an Eye. ABC News. abcnews.go.com

Adismara Putri Pradiri. Psikologi Unair 2014. http://ketukansunyi.blogspot.com