Sampai Kapan Mau Menunda Ke Psikolog? Tes Dirimu Dengan 3 Hal Ini!

Perasaan memang tidak ada yang tahu, tetapi kamu dapat menyadari ada sesuatu yang salah dalam dirimu. Merasa tidak nyaman di pekerjaan? Kehilangan nafsu makan tiba-tiba? Selalu cemas saat bangun tidur?

Semua itu adalah tanda bahwa psikologismu berteriak, “Tolong aku!”

Sayangnya, kamu seringkali menyepelekannya. Entah karena “Aku bisa menyelesaikannya sendiri” atau “Ah paling habis ini bakal hilang.” Ya, mungkin kamu merasa kamu hanya perlu ke psikolog saat masalahmu besar (atau mungkin kamu nggak kebayang kalau mau ke psikolog).

Tapi tahukah kamu bahwa penanganan lebih dini jauh lebih efektif dibandingkan saat sudah terjebak dalam depresi?

Kamu tidak pernah tahu bahwa sedihmu dapat berujung depresi

Psikolog Daniel Reidenberg mengatakan bahwa semakin cepat ditangani, maka masalahmu akan cepat selesai.

“Semakin cepat kamu menemukan pokok masalah, maka semakin cepat pula masalah itu hilang.”

Hal yang sering klien rasakan setelah sesi konseling dengan psikolog adalah “wow, aku merasa lebih baik!”

Tidak butuh menjadi “Gila”, Kesulitan dalam pekerjaan pun memerlukan bantuan psikolog

Terdapat stigma yang melekat bahwa hanya orang dengan masalah berat yang membutuhkan bantuan psikolog. Padahal, peran psikolog adalah stress-reliever, agar kamu dapat hidup lebih bahagia dan tidak terbebani pikiran berlebih.

“Tak perlu gangguan berat, hidup pun seringkali membuatmu sulit,” kata Reidenberg.

Seperti bola salju, menunda pergi ke psikolog akan semakin memperbesar masalahmu

Masalah psikologis seperti trauma itu bermula dari masalah kecil. Karena dibiarkan, masalah tersebut semakin lama semakin membesar bahkan sampai membuat rutinitas yang biasa dilakukan jadi terganggu.

Depresi yang berlarut-larut bisa mengakibatkan antara lain, kondisi fisik yang tidak prima, hidup yang tidak bahagia hubungan dengan orang lain menjadi renggang dan lain-lain.

Oleh karenanya, jika kamu memiliki permasalahan yang berlarut-larut atau kamu tidak bisa menanganinya, kami sarankan untuk segera menghubungi psikolog dan mendpatkan bantuan profesional.

Baik masalah berat atau ringan, psikolog hadir untuk membantumu merasa lebih baik. Tak perlu takut “ketergantungan”, karena psikolog selalu memulai konseling dengan perjanjian: bahwa kamu akan menyelesaikan terapi dalam jangka waktu tertentu.

Jadi, sudah siap menggunakan layanan psikolog?

Share

Recent Posts

Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus menurut Psikolog

Mengasuh anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan mengasuh anak biasa. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, dari melakukan deteksi dini…

3 hours ago

Merasa Kesal Diselingkuhi Pria Tercinta? Intip 6 Tips Berikut untuk Mengatasinya!

Tidak ada yang lebih menyakitkan dibandingkan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang yang kamu sayang. Entah itu teman, keluarga, apalagi pasangan.…

8 hours ago

(FEATURED) Bisakah Aku Bahagia Dengan Diri Sendiri ketika Semesta Tak lagi di sisi?

Berbicara tentang bahagia, akan sangat beragam definisinya bagi setiap manusia. Sebagian saat ini mungkin sedang merasa bahagia, tapi sebagian lain…

8 hours ago

Konsultasi Perceraian, Apa Ini Akhir Cerita Pernikahan Kami?

Waktu terbanyak untuk berpikir tentang kehidupan pribadi, biasanya kuhabiskan di mobil dalam perjalanan pulang dari kantor. Malam itu, pikiranku tertuju…

1 day ago

Pentingnya Kesehatan Mental di Awal Lima Tahun Pernikahan

Kulihat kalendar di depanku. Sehari menjelang ulang tahun pernikahanku dan Mezza. Rasanya waktu berlalu dengan cepat. Mungkin bagi orang lain…

1 day ago

Kata-Kata Gagal Move On untuk Unggahan Media Sosial-mu!

Ketika kamu sudah merelakannya, dia justru datang menawakan kembali harapan. Memaafkan, melupakan, hingga merelakan seketika seperti terlupakan begitu saja ketika…

2 days ago