Categories: Sex

Penting Gak Sih, Pendidikan Seks Bagi Generasi Millenial?

Memiliki hasrat seksual adalah wajar dan normal bagi laki-laki maupun perempuan. Pertumbuhan seksualitas dialami oleh semua orang dan dimulai di…

Memiliki hasrat seksual adalah wajar dan normal bagi laki-laki maupun perempuan. Pertumbuhan seksualitas dialami oleh semua orang dan dimulai di masa pubertas ketika beranjak remaja. Akan tetapi, khususnya di Indonesia, berbicara soal pendidikan seks masih terbatas di kalangan tertentu saja dan masih dianggap sesuatu yang tabu.

Penelitian BKKBN pada tahun 2014 menunjukkan 46% remaja berusia 15-19 tahun sudah melakukan hubungan seksual pranikah. Belum lagi arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang membuat generasi millenial memiliki kebebasan lebih untuk mengakses konten apapun tanpa batas. Bila tidak diberi edukasi dengan benar, maka banyak hal-hal yang membahayakan yang bisa terjadi pada generasi ini.

Sebenarnya, seberapa penting sih pendidikan seks bagi generasi milenial?

Pendidikan seks dasar penting untuk mengenal dan memahami reaksi tubuh sendiri

Gambar via https://www.flickr.com/photos/pabak/14188977646

Untuk bisa mengetahui cara mendasar untuk membaca dan menghitung, kamu perlu mempelajari pelajaran matematika dan bahasa yang penting untuk kehidupanmu sehari-hari. Mengenal diri dan tubuhmu juga tak kalah penting. Dengan mengerti reaksi seksual yang natural yang terjadi pada diri kamu, kamu menjadi tidak mudah bingung, malu, atau panik. Kamu juga bisa cepat mengatasi jika ada sesuatu tidak wajar yang terjadi pada tubuhmu.

Salah satu pentingnya pendidikan seks adalah untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit seksual berbahaya

Gambar via https://pxhere.com/en/photo/1366717

Dengan pendidikan seks, kamu bisa lebih berhati-hati dan mengetahui cara terbaik agar kamu terhindar dari hal-hal yang berbahaya yang bisa berdampak pada masa depan kamu, seperti mengalami kehamilan yang tidak diinginkan ataupun terkena penyakit menular seksual berbahaya seperti HIV/AIDS, sifilis, herpes, dan berbagai penyakit seksual menular lainnya.

Baca Juga: 7 Fakta Jatuh Cinta Yang Mungkin Kamu Rasakan!

Pendidikan seks perlu diberikan untuk meluruskan mitos-mitos yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya

Gambar via https://pixabay.com/id/siswa-pendidikan-sekolah-muda-2817247/

Banyak mitos-mitos atau pandangan yang salah kaprah soal seks yang dipercaya generasi remaja masa kini. Misalnya mitos bahwa perempuan tidak akan hamil selama ia mencuci daerah kemaluannya. Ataupun mitos lain bahwa perempuan yang perawan pasti mengalami perdarahan. Mitos seperti ini perlu diluruskan karena sama sekali tidak benar.

Perlunya pendidikan seks diberikan kepada generasi milenial adalah untuk menghindari eskploitasi seksual

Gambar via https://www.army.mil/e2/c/images/2015/04/02/388157/size0.jpg

Tak hanya soal biologis, pendidikan seksual juga harus bisa memberikan edukasi mengenai kondisi seksuak dan emosional diri sendiri maupun lawan jenis. Edukasi mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di masyarakat juga penting diberikan untuk bisa tau bagaimana cara untuk menjaga diri. Pendidikan seksual bisa membuat kamu lebih berhati-hati agar tidak melakukan maupun mengalami eksploitasi seksual.

Pendidikan seks juga bermanfaat dalam mengajarkan tanggung jawab akan perilaku dan keputusan

Gambar via https://pxhere.com/en/photo/1365775

Pendidikan seksual bisa memberikan petunjuk mengenai hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan hal-hal yang sebaiknya dihindari. Pendidikan seksual juga bisa membuat kamu lebih bijaksana dalam berperilaku dan membuat keputusan karena kamu sudah memiliki pengetahuan yang cukup soal seksualitas dan konsekuensi atas perilaku tertentu.

Nah, penting banget ya ternyata pendidikan seks bagi generasi milenial Indonesia. Berdiam diri karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan ketika berbicara soal seksualitas malah justru semakin membahayakan loh! Edukasi ini penting diajarkan baik di rumah maupun di sekolah. Sudah saatnya kita mulai sedikit demi sedikit memberikan edukasi seksualitas secara terbuka demi menjaga masa depan generasi anak bangsa kita.

Referensi

  1. https://media.neliti.com/media/publications/62386-ID-seks-pranikah-bagi-remaja-studi-fenomeno.pdf
  2. http://www.onlymyhealth.com/importance-sex-education-among-youth-1301382451
  3. https://www.merdeka.com/sehat/9-mitos-seks-yang-dipercaya-remaja.html

 

Maya Asmara is a writer and truth seeker who is passionate in communication, social issues, and psychology. She doesn’t mind if somebody would engage with her in a deep, meaningful, and intriguing conversation. Reach her on website www.mayaasmara.com

Content Writer

Share
Published by
Content Writer

Recent Posts

‘Aku gak papa’ tapi Menggurutu? Kenali 6 Kalimat Andalan Orang Pasif Agresif

"Aku gak papa", kata Nisa sambil sesekali menggerutu. Dibalik kata "Oke", kok dia terlihat jutek? Kenapa dia menunjukkan ketidaksenangan atas…

2 weeks ago

4 Drama Tentang Psikologi ini Bisa Mengisi Pengetahuan dan Liburan Kamu

Siapa sih yang gak suka nonton serial drama? Kalau kamu pecinta drama korea, pasti kamu udah biasa untuk nonton drama…

2 weeks ago

Komunitas ABK: #KitaSama untuk Lingkungan yang Lebih Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

Banyak anak yang ketika dilahirkan tidak seperti anak kebanyakan. Fungsi dari organ yang mereka miliki tdak berjalan sesuai dengan bagaimana…

3 weeks ago

Gadget Untuk Anak: Umur Berapa Anak Boleh Punya Gadget?

Memberikan gadget untuk anak sejak usia dini merupakan salah satu polemik bagi orangtua jaman milenial. Pemandangan handphone untuk menenangkan anak…

4 weeks ago

Hear Me, Feel Me – Mengungkap Cinta Tanpa Suara Lewat Seminar Bahasa Isyarat

Tak selamanya tepuk tangan itu gemuruh dan Aku cinta kalian adalah ungkapan yang lantang. Begitulah yang dirasakan seluruh peserta seminar…

4 weeks ago

Menghargai Diri Sendiri Bisa Buat Kamu Bahagia, lho! Ini Dia 7 Rahasianya

Menghargai diri sendiri terkadang dianggap sebagai perbuatan egois dalam berbagai situasi. Harga diri bisa terangkat apabila kita bisa melayani permintaan…

4 weeks ago