Patah Hati Bisa Berujung Depresi! Yuk Belajar Mendiagnosis Diri Sendiri Lewat 9 Gejala Depresi di Bawah Ini!

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”– Tere Liye, Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin.

Dear, cobalah menjawab pertanyaan ini dalam hati secara spontan:

  1. Kapan terakhir kamu dikecewakan oleh pasanganmu?
  2. Apa yang telah ia lakukan hingga membuatmu kecewa?
  3. Apa yang kamu rasakan ketika kamu dikecewakan?

Pertanyaan tadi mungkin membuatmu sedikit flashback tentang momen mengecewakan dalam hubungan kalian ya, Dear. Namun jawabannya dapat merefleksikan apakah kamu mengalami gejala depresi setelah patah hati. Tanpa disadari, respon kekecewaan yang kamu keluarkan dapat menjadi salah satu gejala depresi lho, Dear.

Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang mempengaruhi pola pikir, perasaan, suasana hati (mood) dan cara menghadapi aktivitas sehari-hari, serta berlangsung setidaknya selama 2 minggu.

Apakah jawabanmu untuk nomor 3 seperti:

  • Berhari-hari berasa sedih banget
  • Rasanya ya udah, males ngapa-ngapain
  • Ya, emang aku yang salah sih. Jadinya ya pantes lah aku dikecewain

Jika iya, kalian harus waspada. Mungkin kalian merasakan gejala depresi setelah patah hati. Di bawah ini ada 9 gejala depresi menurut Diagnostic and Statitical Manual IV – Text Revision (DSM IV-TR). Seseorang bisa dikatakan depresi apabila 5 atau lebih gejala di bawah ini terjadi selama 2 minggu dan merupakan perubahan dari keadaan normal seseorang. Dari seluruh gejala yang terjadi minimal harus muncul salah satu dari (1) emosi tertekan, atau (2) kehilangan minat akan sesuatu.

Langsung saja, yuk belajar mendiagnosis diri sendiri!

Ketika temanmu bertanya ‘Apa yang kamu rasakan’, kamu menjawab ‘Hampa’

Gejala Depresi setelah Patah HatiKamu merasa tertekan atau frustasi selama hampir seharian yang biasa disebut “sumpek”. Rasanya hambar, hampa, sedih dan lain sebagainya. Jika temanmu bertanya “Kamu kenapa? Kok keliatannya sumpek gitu?” menandakan orang lain juga mengamatimu sedang tertekan.

Kamu mulai kehilangan minat untuk melakukan kegiatan sehari-hariGejala Depresi setelah Patah Hati

Seharian kamu merasa luar biasa malas. Malas ke sekolah, malas makan, malas mandi, bahkan hanya bangun dari tempat tidur pun kamu merasa malas. Bila rasa malas ini tak kunjung pergi, waspadai gejala depresi setelah patah hati, ya Dear.

Berat badanmu tiba-tiba turun secara signifikan padahal kamu tidak sedang dalam kondisi diet

Gejala Depresi setelah Patah Hati

Berat badanmu berkurang secara signifikan dibandingkan 1 bulan lalu. Berat badan dikatakan berkurang secara signifikan apabila sudah menurun sebesar lebih dari 5% dari berat badan awal. Jika kamu tidak merasa melakukan diet, maka secara tidak sadar kamu telah kehilangan nafsu makan. Bahaya juga kalau keterusan nggak makan, Dear.

Hampir setiap hari mengalami insomnia atau hipersomnia
Gejala Depresi setelah Patah Hati

Insomnia adalah ketika seseorang tidak mampu tidur lebih cepat, sedangkan hipersomnia adalah ketika seseorang bisa tidur dengan waktu yang sangat lama bahkan melampaui batas normal waktu tidur. Kamu memikirkannya sepanjang malam sehingga kamu kesulitan tidur, atau kamu tidur di pagi hari hingga tak dapat dipastikan kapan kamu akan bangun.

Kamu mulai merasa gelisah dan semua tindakanmu tiba-tiba menjadi lambat
Gejala Depresi setelah Patah Hati

Gelisah dan tidak fokus membuat gerakan motorikmu mulai melemah. Kamu tidak responsif terhadap hal-hal di sekitarmu. Ketika kamu menuang air dalam gelas, karena tidak fokus, gelasnya tersenggol hingga tumpah dan kamu hanya melihatnya, tanpa melakukan apapun.

Kamu mulai mengeluhkan pegal-pegal serta rasa lelah yang muncul setiap hari
Gejala Depresi setelah Patah Hati

Saat kamu mengeluhkan pegal-pegal di bagian tubuh tertentu, bisa jadi kamu mengalami gejala ini. Kamu akan merasakan gejala ini terjadi selama beberapa hari sehingga kamu akan merasa tubuhmu melemah terus menerus.

Menyalahkan diri sendiri terus menerus
Gejala Depresi setelah Patah Hati

Gejala depresi setelah patah hati ini membuatmu terus menganggap dialah yang benar. Tidak ada hal yang salah dalam dirinya. Dalam setiap waktumu hanya dirimulah yang bersalah.

Berkurangnya kemampuan berpikir serta konsentrasi
Gejala Depresi setelah Patah Hati

Gejala yang satu ini membuat kemampuan berpikir serta daya konsentrasimu menurun. Misalnya, ketika kamu diajak berinteraksi orang lain, kamu tidak memperhatikan topik yang sedang dibahas dan lebih banyak melamun.

Berulang kali memikirkan untuk mengakhiri hidupGejala Depresi setelah Patah Hati

Gejala terparah dalam depresi adalah munculnya keinginan untuk bunuh diri. Sebelum munculnya gejala satu ini, kamu perlu mengendalikan dirimu juga, Dear. Kamu harus tahu bahwa dikecewakan bukanlah akhir dari segalanya.

Last but not least…

Poin-poin di atas adalah gejala, bukan tahapan. Kamu bisa dikatakan mengalami depresi dengan syarat mengalami minimal lima gejala dalam kurun waktu dua minggu, dan dari total gejala yang kamu alami, stidaknya harus terdapat poin pertama atau kedua.

 Tidak ada satu manusia pun yang ingin dikecewakan. Kamu harus menyadari bahwa dunia ini luas dan masih banyak orang di sekitarmu yang menyayangimu. Jadi, jangan jadikan kecewamu sebagai penghambat mereka yang ingin melihatmu selalu tersenyum, Dear.

 “God turns you from one feeling to another and teaches by means of opposites so that you will have two wings to fly, not one.– Jalaluddin Rumi, The Essential Rumi.

 Reference

  1. American Psychiatric Association. (2000). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders Fourth Edition Text Revision, DSM IV-TR. Arlington, VA: American Psychiatric Association.

Biodata

Linda Rahmadhani Febrian

Universitas Airlangga

Lebih banyak dikenal dengan nama “Linda Rafeby”, nyanyi sambil main gitar selalu jadi andalan di segala suasana, menyampaikan rasa lewat lirik lagu dan tulisan, suka warna pink, dan suka banget jalan-jalan.

Instagram/twitter/facebook/soundcloud/snapchat: lindarafeby