Categories: Anxiety

Cara Mengatasi OCD yang Bisa Kamu Coba!

Dear, kamu pasti pernah merasa gelisah pada hal-hal yang kamu hadapi sehari-hari. Misalnya, bertanya-tanya apakah kamu sudah mengunci pintu rumah, atau mematikan seterika. Mengecek sekali saja dapat membantu untuk menghilangkan rasa gelisah dan melanjutkan keseharianmu, tetapi pada saat pikiran-pikiran tersebut menjadi menghantui, berulang-ulang, dan menyedot perhatian, hal tersebut dapat menyebabkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari, lho!

Saat kamu berusaha menciptakan rutinitas baru untuk mengatasi hal tersebut, kehidupanmu bisa menjadi semakin terganggu. Jika anda pernah merasakan hal tersebut, mungkin saja anda menderita OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Apa itu OCD dan bagaimana cara mengatasi OCD akan dibahas selengkapnya dalam artikel ini!

OCD (Obsessive Compulsive Disorder), apa itu?

OCD merupakan suatu kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan adanya pikiran-pikiran yang mengganggu dan tidak diinginkan atau obsesi, dan ritual mental atau kompulsi (tekanan).

OCD dapat terjadi kepada orang dewasa maupun anak-anak, dengan kebanyakan penderita mengalami gejala pertama mereka sebelum menginjak umur 30 tahun. Gejala yang muncul pada anak laki-laki biasanya terjadi pada umur yang lebih awal dibandingkan dengan anak perempuan. Jadi, OCD dua kali lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibanding anak perempuan.

Karena sangat banyak ditemukan gejala obsesi ringan yang terjadi di populasi masyarakat, seseorang tidak akan didiagnosis sebagai penderita OCD jika obsesi dan kompulsinya tidak mengganggu kehidupan pribadinya.

Jika kamu didiagnosis sebagai penderita OCD, bagaimana sih cara mengatasi OCD?

Komunikasikan dengan orang-orang terdekatmu!

Photo by Antenna on Unsplash

Banyak orang yang menderita OCD menemukan bahwa salah satu langkah terpenting dalam membantu diri mereka adalah dengan menceritakan tentang kondisi mereka kepada teman terdekat dan keluarga mereka. Dear, jika kamu memiliki OCD, menceritakannya kepada teman-teman dan keluargamu dapat membantumu merasa lebih nyaman dengan kondisimu!

Menghabiskan waktu dengan penderita OCD lainnya juga bisa membantu, lho Dear. Kamu bisa mengikuti perkumpulan atau percakapan online dengan penderita lain. Hal tersebut dapat membantumu dan orang lain untuk merasa diterima tanpa penghakiman.

Relaksasi dan mengurangi stress

Meditate to reduce stress (Photo by Erik Brolin on Unsplash)

Penderita OCD seringkali merasa bahwa gejala yang mereka alami menjadi semakin buruk saat mereka stress. Jadi, mengatur stress merupakan hal yang sangat penting dalam usaha mengatasi OCD. Kita cenderung merasa stress saat ada dalam situasi yang membuat kita merasa tertekan dan tidak memiliki kendali terhadap situasi tersebut.

Dear, untuk bisa mengatur stress, kita harus membiasakan diri untuk menghindari situasi-situasi seperti ini. Selain itu, kita juga harus mencoba membiasakan diri untuk mengatasi situasi yang sulit dan membangun ketahanan emosional kita, dengan cara seperti mempelajari teknik meditasi, mengurangi ketergantungan terhadap barang elektronik, atau bahkan hal-hal kecil seperti membaca buku, memasak, melukis, dan mendengarkan musik.

Tidur yang cukup, olahraga, dan diet yang baik dapat membantu mengatasi OCD

Healthy food can work wonders (Photo by Hermes Rivera on Unsplash)

Banyak masalah kesehatan mental yang timbul karena kurangnya tidur, dan banyak penelitian yang membuktikan bahwa OCD juga disebabkan olehnya. Orang-orang yang aktif secara fisik lebih mungkin mendapatkan tidur yang nyenyak, jadi berolahraga secara rutin dapat sangat membantu.

Dear, alkohol, kafein, dan makanan yang mengandung banyak gula dapat mengganggu regulasi tidurmu, maka dari itu kamu harus benar-benar mengatur konsumsi anda terhadap zat-zat tersebut, ya!

Meskipun beberapa teknik tersebut bukanlah jawaban yang penuh terhadap OCD, tetapi semoga beberapa teknik tersebut dapat membantumu dalam menghindari atau mengurangi efek dari OCD yang kamu alami. Dear, temukan apa yang berguna untukmu dan lakukanlah secara rutin!

Disadur dari:

  1. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321341.php
  2. https://thiswayup.org.au/how-do-you-feel/obsessed-and-compulsive/

Translated and modified by Jonathan Robinsar, who stuck in a neverending puzzle of life’s biggest-or-smallest questions. Also owns cats.

Share

Recent Posts

Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus menurut Psikolog

Mengasuh anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan mengasuh anak biasa. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, dari melakukan deteksi dini…

2 hours ago

Merasa Kesal Diselingkuhi Pria Tercinta? Intip 6 Tips Berikut untuk Mengatasinya!

Tidak ada yang lebih menyakitkan dibandingkan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang yang kamu sayang. Entah itu teman, keluarga, apalagi pasangan.…

8 hours ago

(FEATURED) Bisakah Aku Bahagia Dengan Diri Sendiri ketika Semesta Tak lagi di sisi?

Berbicara tentang bahagia, akan sangat beragam definisinya bagi setiap manusia. Sebagian saat ini mungkin sedang merasa bahagia, tapi sebagian lain…

8 hours ago

Konsultasi Perceraian, Apa Ini Akhir Cerita Pernikahan Kami?

Waktu terbanyak untuk berpikir tentang kehidupan pribadi, biasanya kuhabiskan di mobil dalam perjalanan pulang dari kantor. Malam itu, pikiranku tertuju…

1 day ago

Pentingnya Kesehatan Mental di Awal Lima Tahun Pernikahan

Kulihat kalendar di depanku. Sehari menjelang ulang tahun pernikahanku dan Mezza. Rasanya waktu berlalu dengan cepat. Mungkin bagi orang lain…

1 day ago

Kata-Kata Gagal Move On untuk Unggahan Media Sosial-mu!

Ketika kamu sudah merelakannya, dia justru datang menawakan kembali harapan. Memaafkan, melupakan, hingga merelakan seketika seperti terlupakan begitu saja ketika…

2 days ago