fbpx
Spread the love

Sandy (nama disamarkan) adalah mahasiswa seperti pada umumnya. Usai kelas, Sandy melanjutkan kegiatannya di gym kampus. Sandy juga seorang pemuda yang rajin dan fokus pada studinya. Dengan keseharian layaknya mahasiswa normal, siapa yang menyangka Sandy sedang berjuang melawan kecanduan pornografi sejak tahun 2016?

Pornografi menawarkan ilusi kenyamanan saat tertekan

akibat nonton bokep

Sumber: Pexels.com

Awal berkuliah, Sandy merasakan hal yang kerap dialami mahasiswa baru — beban tugas yang berat, kesulitan beradaptasi, dan gagal meraih prestasi. Ia pun mulai membolos dan melupakan tugas-tugasnya. Di saat yang sama, ia menemukan bahwa pornografi merupakan pelarian yang menyenangkan.

“Aku tidak keluar rumah dalam waktu yang sangat lama”, Sandy menceritakan pengalamannya selama 3 minggu di rumah hanya menikmati gambar bokep.

“Akibat nonton bokep, aku jadi melupakan tugas-tugasku. Nikmat sekali.”

Semakin lama, konsumsi pornografi Sandy semakin spesifik dan bersifat fetish. Hingga suatu ketika, Sandy menyadari bahwa pornografi yang ia nikmati sangat brutal dan menakutkan.

“Aku menonton sebuah video yang menakutkan. Aku tidak mau menjadi orang yang menikmati hal itu.”

Dan saat itulah Sandy mulai berpikir ulang akibat menonton bokep kepada dirinya. Awalnya hanya sebuah hiburan, tiba-tiba ia merasa jijik dan bersalah namun tak tahu bagaimana caranya berhenti. Sandy pun memulai perjuangan menghentikan kecanduan hingga saat ini.

Tanpa kamu sadari, pornografi mengambil alih hidupmu

akibat nonton bokep

Sumber: Pexels.com

Kisah Sandy merupakan bagian dari Let’s Talk About Porn Series yang dipublikasikan melalui Medium. Tidak hanya Sandy , 30.000 orang menonton gambar bokep setiap detiknya. Pornografi bukan milik pria — 17% wanita juga mengaku kesulitan mengatur kecanduannya.

Kecanduan pornografi merupakan perilaku adiksi yang belum dikategorikan secara resmi dalam Diagnostic and Statistic Manuals (DSM) V. Kamu disebut kecanduan bila kamu kesulitan menghentikan konsumsi pornografimu dan mengalami masalah seperti:

  • Melupakan keseharianmu demi menonton pornografi
  • Memilih mengisolasi diri untuk menonton
  • Rusaknya relasi romantis

“Akibat nonton bokep, kamu tuh jadi gila seks!”

akibat nonton bokep

Sumber: Pexels

Rupanya, pendapat di atas SANGAT SALAH! Seperti pengalaman Sandy, kecanduan pornografi terbentuk karena pornografi dianggap sebagai pelarian dari stress dan beban hidup yang dialami. Hal ini juga berlaku pada kecanduan alkohol dan narkoba.

“Aku tidak ketagihan hubungan seksual, aku ketagihan melarikan diri dari kenyataan.”

Pernah main game di smartphone sampai lupa mengerjakan tugas? Terasa nyaman dan rileks, bukan? Kira-kira seperti itulah mekanisme tubuh membentuk candu terhadap pornografi.

Hal yang menakutkan adalah, kamu tidak tahu kamu akibat nonton bokep sampai kamu terjerumus di dalamnya

akibat nonton bokep

Sumber: Unsplash.com

Tanpa disadari, kamu mengulang perilakumu untuk mendapatkan kenikmatan lebih. Semakin nyaman, semakin kamu melupakan masalahmu. Terus menerus hingga kamu menyadari bahwa kamu telah menjauh dari kehidupanmu yang produktif.

Memang susah untuk menyadari saat kamu merasa rileks, namun sedikit pengetahuan untuk mencegahmu mendapat akibat nonton bokep:

  • Perhatikan jumlah waktu penggunaan pornografi – Apakah kamu menghabiskan waktu produktifmu hingga melupakan makan dan mengerjakan tugas?
  • Sadari konten pornografi yang kamu konsumsi – Tanpa disadari mungkin kamu memilih fetish yang sangat menyimpang dari norma, kamu perlu waspada
  • Bosan menonton dan tertarik menggunakan layanan sex-cam?– Ciri kecanduan adalah selalu menginginkan hal yang lebih dari sebelumnya, kamu harus bisa menahan diri untuk tidak melakukannya
  • Sudah berjanji berhenti, namun tak bisa mengontrol diri? – Kamu perlu bantuan, karena gangguan kecanduan selalu muncul saat kamu menyadari namun tak dapat menyelesaikannya

Aku butuh bantuan, dimana aku bisa meminta tolong?

akibat nonton bokep

Sumber: Unsplash

Seringkali pecandu pornografi malu untuk mengungkapkan permasalahannya kepada orangtua atau otoritas. Cari sahabat yang memahami kondisimu, setidaknya untuk mengungkapkan kegundahanmu. Setelah itu kamu bisa menuju psikolog terdekat untuk segera menuntaskan kecanduanmu.

Riliv menyediakan layanan konseling dengan psikolog langsung dari smartphone tanpa perlu bertatap muka. Ceritakan segala permasalahanmu secara terbuka.

Tanpa judging dan labelling, psikolog Riliv siap menemani perjalananmu bebas dari kecanduan, bebas dari permasalahan pribadi. Ingatlah bahwa kamu tidak sendirian.

Memiliki pengalaman yang sama dan ingin berhenti? Yuk klik link ini untuk mengetahui solusi Sandy!

Referensi

  1. https://medium.com/@RUStudentLife/student-reveals-what-its-like-to-be-addicted-to-porn-5b90fd9ebfd2
  2. http://www.apa.org/monitor/2014/04/pornography.aspx
  3. https://www.addiction.com/addiction-a-to-z/porn-addiction/porn-addiction-101/
  4. http://www.techaddiction.ca/pornography-addiction-statistics.html

Also published on Medium.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *