Categories: Depression

3 Kata Sehari-Hari yang Ternyata Merupakan Kata-Kata Depresi, Apa Saja?

Depresi mengubah segalanya, mulai dari gerak-gerik, cara berinteraksi, bahkan penggunaan bahasa seperti yang tercermin dalam puisi dan lirik lagu Sylvia Plath dan Kurt Cobain sebelum memilih untuk bunuh diri setelah berjuang melawan depresi.

Sebuah studi mengungkap bahwa kata bisa menjadi pertanda seseorang sedang mengalami depresi. Bukan kata-kata depresi khusus melainkan kata-kata yang digunakan sehari-hari. Lantas, bagaimana kata-kata tersebut bisa menjadi penanda depresi?

Perasaan kelam yang tertuang dalam kata

Depressed person tend to use words containing negative emotions (Photo by Anthony Tran on Unsplash)

Terdapat dua komponen dalam sebuah bahasa yaitu konten dan gaya bahasa. Konten berkaitan dengan apa yang diungkapkan seseorang melalui bahasa. Dalam hal ini, penderita depresi menggunakan bahasa untuk mengutarakan perasaannya yang kelam.

Tidak mengherankan jika orang yang sedang mengalami depresi cenderung menggunakan kata-kata bermakna negatif, contohnya “kesepian”, “sedih”, dan “sengsara”.

Penderita depresi: “Hanya ada aku dan diriku!”

First person pronouns are more likely to be used by depressed person (Photo by Levi Hernández on Unsplash)

Kata-kata depresi juga bisa dikaitkan dengan penggunaan kata ganti orang pertama, seperti “aku” dan “diriku”. Penggunaan kata ganti orang pertama menandakan bahwa seseorang lebih fokus pada dirinya sendiri dibanding orang lain.

Penderita depresi yang cenderung menyimpan masalahnya sendiri dan menjauh dari orang lain tentu lebih sering menggunakan kata ganti orang pertama.

Kata-kata depresi mengungkap pemikiran absolut dari seseorang

Absolute words (Photo by Christope Dutour on Unsplash)

Berbeda dengan konten, gaya bahasa digunakan oleh seseorang untuk mengekspresikan dirinya. Dalam hal ini, penderita depresi memiliki gaya bahasa absolut dengan kata-kata depresi yang mencerminkan kemutlakan, seperti “selalu”, “tidak ada”, dan “benar-benar”.

Penderita depresi sangat sering menggunakan kata-kata absolut karena mereka melihat dunia hanya dalam dua hal, hitam atau putih, bukan di antaranya. Sehingga kata “mungkin”, misalnya, yang berada di tengah “iya” atau “tidak” akan sangat jarang digunakan.

Kata-kata depresi yang berkaitan dengan makna absolut bahkan tetap sering digunakan oleh mereka yang telah berhasil melawan depresi, lho!

Kata-kata depresi memang tidak selalu menandakan bahwa seseorang sedang mengalami depresi. Namun, akan lebih baik jika kita berusaha untuk mencari tahu dan memberi perhatian pada orang-orang di sekitar, karena ada 300 juta orang di seluruh dunia yang saat ini sedang hidup di bawah bayang-bayang depresi. Mari saling mengulurkan tangan agar tidak ada lagi jiwa yang harus pergi karena depresi!

Disadur dari:

  1. https://tonic.vice.com/en_us/article/xw58ea/depressed-people-use-these-words-more-often

Translated and modified by Isti Zharfiesyah Putri. Amazed by the reflection of light on a river.

Share

Recent Posts

4 Novel Patah Hati yang Dapat Memotivasi Kamu untuk Bangkit Kembali

Kamu sedang mengalami patah hati akibat putus cinta dan merasa sulit sekali untuk move on? Nah, untuk membantumu melupakan mantan,…

4 hours ago

Waspada! 11 Tanda Bahwa Kamu Memiliki Gangguan OCD

OCD adalah gangguan psikologis yang sering disalah artikan sebagai orang yang sangat menyukai keteraturan atau sangat menyukai kebersihan. Namun kenyataannya…

21 hours ago

Merasa Stres Tak kunjung Usai? Pahami 4 Cara Menghilangkan Stres Berkepanjangan!

Pasti banyak dari kita yang sering merasa stres dengan berbagai macam alasan, baik karena percintaan, karir, atau permasalahan diri yang…

1 day ago

Jenis-Jenis Phobia yang Mungkin Kamu Alami, Ternyata Ada yang Takut Menikah!

Bagi beberapa orang, takut terhadap hal yang irasional atau phobia harus dihadapi sehari-hari. Hampir setiap orang memiliki ketakutan tertentu pada…

2 days ago

Ingin Awet dengan Pasangan? Ini Cara Menjaga Keharmonisan Hubungan yang Bisa Kamu Terapkan!

Pertengkaran dalam suatu hubungan bukanlah perkara yang mudah untuk diatasi. Banyak hal yang menyebabkan kedua pihak merasa paling benar. Terlebih,…

3 days ago

Mempertahankan Rumah Tangga Tanpa Cinta, Mungkinkah?

Sebagian besar pasangan suami-istri mungkin menganggap tidak lagi ada cinta berarti tidak mungkin bagi sebuah pernikahan untuk tetap berlanjut. Eits…

4 days ago