Jangan Takut Dulu – 9 Karakteristik Psikopat yang Perlu Kamu Tahu!

Banyak dari kita yang tentunya sudah familiar dengan istilah ‘psikopat’. Namun, apa saja sih karakteristik psikopat? Sebenarnya, jika kita telusuri lebih lanjut, istilah ‘psikopat’, ‘sosiopat’, dan istilah lainnya sudah ada sejak awal 1800an lho, Dear. Hanya saja, saat ini para peneliti menggunakan istilah tersebut untuk gangguan yang lebih berbahaya, yang berhubungan dengan keturunan genetik. Sedangkan ‘sosiopat’ digunakan untuk individu yang kurang berbahaya sebagai akibat dari lingkungannya.

Kalau kamu mau tahu karakteristik psikopat, kamu bisa cek Psychopathy Checklist Revised (PCL-R), Psychopathic Personality Inventory (PPI), atau buku Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM IV),
Atau lebih mudahnya, yuk ikuti rangkuman Riliv di bawah ini!

Berhati dingin

Photo by Mitch Lensink on Unsplash

Karakteristik psikopat yang pertama adalah kurangnya (atau bahkan tidak ada sama sekali) rasa empati yang dimiliki oleh para psikopat. Hal ini diakibatkan dari lemahnya koneksi di dalam sistem emosi otak, terutama rasa peduli terhadap orang lain.

Seorang psikopat memiliki ekspresi wajah yang datar

Photo by Christopher Campbell on Unsplash

Karena seorang psikopat cenderung tidak memiliki emosi—terutama emosi sosial seperti rasa malu, rasa bersalah, rasa kasihan, dan takut.

Baca juga: Mengapa Akhir Minggu Terasa Sulit Saat Anda Memiliki Sebuah Penyakit Mental

Tidak bertanggungjawab

Photo by Gift Habeshaw on Unsplash

Individu menunjukkan sikap tidak bisa diandalkan, menyalahkan orang lain meskipun kesalahan ada di mereka, dan baru akan mengaku jika dipojokkan tetapi tetap tanpa adanya rasa bersalah.

Baca juga: 6 Sign You Need to Break Up with Your lover!

Berkata bohong termasuk salah satu karakteristik psikopat, lho!

Photo by Jon Tyson on Unsplash

Berkata manis, pesona yang dibuat-buat, tidak jujur, tidak tulus adalah tanda-tanda yang dimiliki seorang psikopat setiap dia berbicara.

Baca juga: Saya Harus Merubah Cara Saya Berbicara Tentang Kesehatan Mental Kepada Putri Saya

Terlalu percaya diri

Photo by Jonas Kakaroto on Unsplash

“Terlalu tinggi menilai diri sendiri”, banyak dari individu dengan karakteristik psikopat memiliki kesombongan dan kepercayaan diri yang tinggi.

Pemusatan perhatian

Photo by Stefan Cosma on Unsplash

Saat orang normal mengerjakan tugas, kita bisa mengubah respon kita tergantung dari informasi relevan yang kita dapat setelah tugas dimulai, tapi tidak dengan karakteristik psikopat yang selalu fokus pada tugasnya. Ini menjelaskan sifat impulsif yang mereka miliki layaknya masalah emosi mereka.

Egois

Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

“Egosenstris secara patologis [dan ketidakmampuan untuk mencintai]”, bisa juga disebut dengan gaya hidup seperti parasit, juga merupakan karakteristik psikopat lho, Dear!

Tidak bisa membuat rencana masa depan

Photo by Estée Janssens on Unsplash

Individu gagal untuk mengikuti rencana hidup masa depan. Bahkan rencana jangka panjang saja mereka tidak punya.

Kekerasan

Photo by Timothy Eberly on Unsplash

Kriteria ini termasuk ke dalam kepribadian disosial, “rendahnya toleransi akan rasa frustasi dan agresifitas, termasuk juga kekerasan”. Adapun untuk gangguan kepribadian antisosial adalah “sifat pemarah dan agresif, yang diindikasikan dari perkelahian dan penyerangan secara fisik yang terus berulang”.

Referensi:

  1. https://www.psychologytoday.com/us/blog/mindmelding/201301/what-is-psychopath-0

Translated by Sabrina Rizkahil. An ISTP person.

Tanda Terlalu Lama Tidur: Mudah Lupa Hingga Nambah Berat Badan!

Apa benar, tanda terlalu lama tidur adalah mudah lupa, bahkan berat badan bertambah? Berbaring di kasur, leyeh-leyeh, merupakan kegiatan yang…

10 hours ago

Hari Kesetaraan Sosial Dunia: Menghargai Perspektif Orang Lain!

Selamat Hari Kesetaraan Sosial Dunia, hari di mana semua orang memiliki status yang sama. Ada beberapa situasi untuk menggambarkan apa yang dimaksud kesetaraan, alias…

24 hours ago

7 Akibat Putusnya Perkawinan: Meningkatkan Kesehatan, lho!

Menjalin hubungan rumah tangga pasti memang tidak pernah lepas dari berbagai persoalan yang terkadang justru membawa kalian pada putusnya pernikahan.…

1 day ago

Overthinking? Tidak Bagus untuk Kesehatan Mentalmu!

Berfikir: satu kata yang selalu dilakukan setiap manusia. Tidak ada yang salah dengan berfikir. Itu hal yang bagus untuk dilakukan.…

2 days ago

(FEATURED) Pacar Tidak Kunjung Melamar, Apakah Putus Solusinya?

Bertahun-tahun menjalin hubungan, terkadang tidak sesuai harapan. Misalnya saja kamu ingin A, sedangkan si dia ingin B. Itu baru sekadar…

3 days ago

Jangan Salah Kaprah, Kenali Beda Cinta dan Obsesi Menurut Psikolog!

Setelah selama ini mengaku sedang jatuh cinta, apakah kalian benar-benar sedang jatuh cinta, bukan terobsesi? Apa kalian tahu perbedaan cinta…

5 days ago