Categories: Depression

Terlihat Biasa Saja, Ternyata Depresi! Kenali Ciri-Ciri Depresi Terselubung!

Temanmu terlihat biasa saja bahkan nampak sangat bahagia. Namun, kamu menyadari ia tidak seperti biasanya. Tiba-tiba ia mempertanyakan arti kehidupan dan mengungkapkan betapa ia menyayangimu. Jangan kaget! Itu merupakan ciri-ciri depresi terselubung. Simak ciri-ciri lainnya yang mungkin juga terjadi pada temanmu!

Mengalihkan depresinya dengan berbagai macam cara

Eating big to ease the depression (Photo by Peter Hershey on Unsplash)

Salah satu ciri depresi terselubung yang bisa kamu lihat dengan jelas adalah pola makan. Temanmu yang biasanya makan dengan porsi biasa, tiba-tiba menghabiskan nasi dengan porsi jumbo. Ia bahkan mengajakmu untuk terus berburu kuliner. Selain makanan, perubahan pola tidur juga bisa kamu amati, seperti saat temanmu tidak bisa tidur hampir setiap hari atau malah tidur terlalu lama. Saat itu ia mungkin sedang mengalihkan depresinya.

Cara ia mengerjakan sesuatu pun bisa menjadi ciri-ciri depresi terselubung, seperti ketika ia berusaha untuk menyelesaikan semua tugas hingga larut malam, padahal ia tidak sedang dikejar deadline. Ia menganggap dengan fokus pada tugas-tugasnya, ia akan melupakan depresinya.

Banyak alasan termasuk salah satu ciri-ciri depresi terselubung, lho!

Avoid others (Photo by Natalia Figueredo on Unsplash)

Ia bercerita tentang kehilangan, tapi dengan senyum terpasang di wajahnya. Ekspresi bahagia itu hanyalah topeng yang ia gunakan untuk menutupi depresi yang sedang dialaminya. Seiring berjalannya waktu, kamu sebagai orang terdekatnya pasti akan menyadari hal itu karena kalian sering bertemu dan mengobrol.

Namun, di saat kamu mulai mengetahuinya, ia akan berusaha menghindar dengan memberi berbagai macam alasan. Tidak mau diajak bepergian atau makan siang seperti biasanya, bahkan sekadar diajak bertemu pun, ia pasti memiliki alasan untuk menolaknya.

Tiba-tiba menjadi filsuf!

Questioning Life (Photo by bruce mars on Unsplash)

Temanmu tiba-tiba mempertanyakan arti kehidupan dan apa tujuan ia hidup di dunia ini. Topik yang dibahas sebagian besar mengarah pada hal-hal filosofis. Ia bahkan secara tidak langsung memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau ingin mengakhiri hidupnya. Itu pertanda bahwa ia sedang berjuang melawan pikiran-pikiran ekstrim yang disimpannya sendiri.

Tidak hanya topik pembicaraan yang berubah, ia juga memberi perhatian lebih pada orang lain. Mulai dari mendengarkan keluh kesah mereka, menenangkan mereka, hingga memberi nasihat. Namun, ia sendiri tidak menceritakan keadaannya karena tidak ingin orang lain tahu lebih banyak tentang dirinya dan tidak ingin dianggap lemah.

Perfeksionis pada hal yang ia kuasai

Perfection above all (Photo by Kevin Grieve on Unsplash)

Mungkin tidak masalah saat ia mendapat nilai di bawah rata-rata pada ujian matematika, karena ia memang tidak menguasai mata pelajaran tersebut. Ia merasa baik-baik saja, malah mungkin menertawakan dirinya sendiri. Tapi lain halnya ketika ia sedang mengerjakan suatu hal yang merupakan keahliannya, seperti memasak. Ia akan berusaha untuk membuat semuanya sempurna, mulai dari rasa hingga penyajiannya, karena ia menganggap memasak adalah sesuatu yang berharga.

Menjadi lebih sensitif

Being sensitive (Photo by Thought Catalog on Unsplash)

Salah satu ciri-ciri depresi terselubung yang juga sangat mencolok adalah menjadi lebih sensitif. Contohnya, ketika kalian tiba pada adegan sedih di film, temanmu akan ikut berlinang air mata, padahal biasanya ia tidak pernah menangis karena film. Tidak hanya mudah tersentuh, ia yang biasanya tidak mudah tersulut, kali ini amarahnya sangat meluap-luap.

Hal yang mungkin paling mengejutkan bagimu adalah ketika ia tiba-tiba mengungkapkan betapa ia menyayangimu, padahal ia bukan sosok yang mudah menyatakan apa yang ia rasakan!

Tidak memiliki ekspektasi

Photo by Kevin Grieve on Unsplash

Ketika seseorang mengalami depresi, ia akan melihat segala sesuatu dengan lebih realistis, atau istilahnya adalah Realisme Depresif. Inilah yang juga merupakan salah satu ciri-ciri depresi terselubung.

Dengan memiliki sudut pandang realistis, ia akan cenderung menjadi lebih pesimis. Ia seolah tidak memiliki ekspektasi apapun tentang apa yang sedang ia lakukan. Contohnya, ketika ada promosi jabatan, ia akan cenderung untuk berkata “Aku mungkin tidak akan mendapatkan promosi jabatan itu,” dibanding “Aku berharap aku bisa mendapatkan promosi itu. Aku yakin bisa mendapatkannya!”.

Dear, seseorang dengan depresi mungkin tidak ingin membebani orang lain dengan menceritakan masalah pribadinya. Oleh karena itu, jika ciri-ciri di atas terjadi pada orang-orang terdekatmu, cobalah untuk mencari waktu yang tepat untuk mengajak mereka berbicara dan katakan bahwa kamu ada untuk mereka. Jika hal tersebut kurang nyaman, berkonsultasi ke psikolog adalah solusi yang paling tepat!

Disadur dari:

  1. https://psychcentral.com/blog/6-secret-signs-of-hidden-depression/
  2. https://drmargaretrutherford.com/the-ten-characteristics-of-perfectly-hidden-depression/

Translated and modified by Isti Zharfiesyah Putri. Amazed by the reflection of lights on a river.

Share

Recent Posts

Victim-Blaming: Mengapa Korban yang Disalahkan?

Tetanggamu baru saja terkena musibah. Rumahnya dirampok oleh sekelompok orang yang menggunakan penutup wajah di siang bolong saat semua keluarganya…

14 hours ago

Atasi Patah Hatimu dengan Makanan melalui 6 Cara Ini!

Doi meninggalkanmu begitu saja demi orang lain? Atau kamu baru saja putus dengan kekasihmu? Gelombang patah hati yang luar biasa…

2 days ago

Generasi Millennial, Ini yang Bisa Kamu Pelajari dari Stan Lee!

Tidak diragukan lagi jika karya-karya Stan Lee selalu berhasil memukau para penikmatnya. Setiap seri dari cerita tentang pahlawan super yang…

2 days ago

Ayah Bunda, Ini Dampak Perceraian bagi Anak Balita!

Ketika perceraian dirasa sebagai jalan terbaik yang dipilih oleh pasangan suami-istri, perpisahan tentu tak dapat dihindari. Perpisahan dalam hal ini…

3 days ago

4 Cara Ini Bisa Membuat Orang Lain Memahami Gangguan Kejiwaan yang Sedang Kamu Alami!

Gangguan kejiwaan merupakan suatu penyakit dan tentu saja bukan hal yang memalukan. Yuk simak cara Katie berterus terang tentang depresi…

4 days ago

Survivor Day: Karena Tak Hanya Satu Jiwa yang Tersakiti

Kematian karena bunuh diri menyisakan luka, terutama bagi mereka yang ditinggalkan. Survivor Day hadir setiap tahunnya, untuk memberikan mereka kekuatan. …

4 days ago