Categories: Anxiety

Kecemasan Berlebihan: Beberapa Hal yang Tidak Kita Ketahui

Semua orang pasti pernah merasakan kecemasan berlebihan terhadap sesuatu, entah itu sesuatu yang kecil seperti perasaan cemas terhadap lautan dan yang tidak terlihat di dalamnya, hingga berbagai kejadian traumatis di dalam hidup. Kamu pasti juga pernah mengalaminya kan, Dear?

Situasi-situasi yang sulit dapat dengan mudah menjadi sumber kecemasan bagi kita. Tetapi, bahkan hal-hal kecil yang kita takutkan atau situasi yang sepertinya tidak bisa kita kendalikan bisa menjadi penyebab munculnya kecemasan berlebihan.

What We Can’t Control, Controls Us

Where do your anxiety stems from? (Photo by Sasha Freemind on Unsplash)

Coba tanya kepada diri kita, apa sih yang kita cemaskan? Dari mana kecemasan tersebut muncul?

“Pekerjaan saya saat ini. Impian dan tujuan hidup yang tidak akan pernah saya capai. Bahwa saya tidak akan menikah, memiliki seorang buah hati, atau memiliki seorang pasangan hidup. Bahwa saya tidak akan pernah merasa cukup dan harus berjuang untuk bertahan hidup.”

The Millenial Dilemma

Dalam zaman digital dan sosial media dimana kita selalu membandingkan diri kita dengan pencapaian orang lain dan teman-teman kita, kecemasan berlebihan kita akan semakin menjadi.

Hal-hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan, atau perkirakan. Itu membuat kita kuatir, dan kekuatiran tersebut berubah menjadi kecemasan berlebihan.

Everything I’ve ever let go of has claw marks on it (Photo by Eric Ward on Unsplash)

Akan sangat membantu untuk mulai menyadari apa yang kita miliki dan tidak kita miliki, bukan sebagai pematah semangat, tetapi justru sebaliknya. Lebih baik lagi kita bisa menerima kekurangan dalam hidup kita tanpa berhenti untuk mencoba menjadi lebih baik.

Pada kenyataannya, kecemasan berlebihan memperkuat rasa takut kita dan membuat kita menjadi tak berdaya. Seperti contohnya, jika kita memiliki rasa takut bahwa kita tidak akan bisa menemukan pasangan hidup, kecemasan akan membuat rasa takut itu semakin besar sehingga kita secara tidak sadar mulai menghindari usaha yang mungkin bisa menyelesaikan rasa takut tersebut.

Ada jalan keluar pada kecemasan berlebihan yang kita rasakan

There is always a way (Photo by Bruno van der Kraan on Unsplash)

Kita terlalu sering mencari jalan keluar yang instan untuk menyelesaikan rasa cemas kita terhadap sesuatu, tetapi kenyataannya tidak ada jalan keluar yang mudah. Kita lupa bahwa perubahan merupakan kumpulan usaha kecil yang kita lakukan, hal tersebut membangun rasa optimis dalam diri kita karena ada proses yang nyata untuk mencapainya.

Referensi:

  1. https://blog.heartsupport.com/the-truth-about-anxiety-that-no-ones-told-you-240c0b9b8967

Translated by Jonathan Robinsar, who stuck in a neverending puzzle of life’s biggest-or-smallest questions. Also owns cats.

Share

Recent Posts

4 Novel Patah Hati yang Dapat Memotivasi Kamu untuk Bangkit Kembali

Kamu sedang mengalami patah hati akibat putus cinta dan merasa sulit sekali untuk move on? Nah, untuk membantumu melupakan mantan,…

4 hours ago

Waspada! 11 Tanda Bahwa Kamu Memiliki Gangguan OCD

OCD adalah gangguan psikologis yang sering disalah artikan sebagai orang yang sangat menyukai keteraturan atau sangat menyukai kebersihan. Namun kenyataannya…

21 hours ago

Merasa Stres Tak kunjung Usai? Pahami 4 Cara Menghilangkan Stres Berkepanjangan!

Pasti banyak dari kita yang sering merasa stres dengan berbagai macam alasan, baik karena percintaan, karir, atau permasalahan diri yang…

1 day ago

Jenis-Jenis Phobia yang Mungkin Kamu Alami, Ternyata Ada yang Takut Menikah!

Bagi beberapa orang, takut terhadap hal yang irasional atau phobia harus dihadapi sehari-hari. Hampir setiap orang memiliki ketakutan tertentu pada…

2 days ago

Ingin Awet dengan Pasangan? Ini Cara Menjaga Keharmonisan Hubungan yang Bisa Kamu Terapkan!

Pertengkaran dalam suatu hubungan bukanlah perkara yang mudah untuk diatasi. Banyak hal yang menyebabkan kedua pihak merasa paling benar. Terlebih,…

3 days ago

Mempertahankan Rumah Tangga Tanpa Cinta, Mungkinkah?

Sebagian besar pasangan suami-istri mungkin menganggap tidak lagi ada cinta berarti tidak mungkin bagi sebuah pernikahan untuk tetap berlanjut. Eits…

4 days ago