Kesepian dan Butuh Dukungan? Curhat Sepuasnya dengan Komunitas Kesehatan Jiwa Ini!

Menangani rasa sakit ketika kesehatan jiwa terganggu lebih sulit daripada menangani sakit fisik, karena gangguan kesehatan jiwa menyerang pikiran dan emosional yang tidak bisa dilihat dan diobati secara langsung. Belum lagi soal stigma yang melekat pada isu kesehatan jiwa. Padahal, tak selamanya orang yang memiliki gangguan kesehatan jiwa itu gila. Hal ini menambah beban sosial para penderita yang membuat enggan untuk terbuka dan bingung harus minta tolong kemana.

Apabila semua masalah kamu disimpan sendiri, justru akan membuat masalahnya makin terasa berat. Kehadiran orang lain yang bisa menerima kondisi kesehatan jiwa akan membantu untuk bisa menjalani hidup sehari-hari. Kalau sakit gigi sih ada obatnya di apotik, kalau hatinya yang sakit kamu bisa cari obat di mana?

Jawabannya satu: gabung ke komunitas dengan teman-teman yang mengalami kondisi sama denganmu!

Gambar via https://www.pexels.com/photo/love-people-silhouettes-letters-13918/

Mereka adalah teman-teman yang mengalami keadaan yang serupa denganmu dan mereka tau persis bagaimana rasanya berjuang hidup dengan gangguan kesehatan jiwa. Teman-teman yang ada di komunitas kesehatan jiwa mengalami langsung apa yang kamu alami sehingga mereka juga bisa berbagi pengalaman denganmu dan memberikan saran-saran bagaimana hidup dengan gangguan kesehatan jiwa. Dukungan emosional yang mereka berikan akan pasti akan sangat membantu kamu.

Ada beberapa komunitas kesehatan jiwa yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Nah untuk kamu yang tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya, ada komunitas kesehatan jiwa yang bisa kamu temukan. Nama komunitasnya adalah Depression Warriors Indonesia.

Baca Juga: Temukan Teman Seperjuangamu di 7 Komunitas Kesehatan Mental Ini!

Berada dalam keterpurukan yang diakibatkan depresi menjadi titik awal terbentuknya komunitas kesehatan jiwa yang satu ini

Gambar via instagram.com/depressionwarriors_id

Februari 2018, komunitas kesehatan jiwa yang berfokus pada isu depresi ini dibentuk oleh Maya Asmara, seorang anak muda yang pernah merasakan bagaimana rasanya berjuang sendirian menghadapi depresi. Pada waktu itu, Maya merasa kesepian dan kebingungan dalam menghadapi kondisi yang dialaminya, karena kondisi tersebut bukanlah sesuatu yang mudah dimengerti oleh orang awam. Ia pun merasa kesulitan untuk bercerita kepada keluarga dan sahabatnya.

Suatu ketika, Maya menonton sebuah video di situs YouTube yang menayangkan seorang perempuan pelari yang menderita penyakit epilepsi. Di saat perempuan tersebut berlari, ia terjatuh dan kejang-kejang. Setelah ia kembali normal, perempuan tersebut kembali lagi berlari seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Hal ini pun terjadi berkali-kali sampai perempuan tersebut mencapai garis finish.

Maya merasa terinspirasi bagaimana si perempuan pelari tetap melakukan apa yang dia inginkan. Perempuan tersebut tidak membiarkan penyakitnya menentukan arah hidupnya. Perempuan tersebut tidak ingin hanya menjadi seorang penderita, tetapi dia ingin hidup sebagai pejuang layaknya seorang warrior. Nilai inilah yang tertanam dalam komunitas Depression Warriors Indonesia yang Maya dirikan. Ia ingin semua orang yang mengalami depresi menjadi seorang warrior yang tidak membiarkan depresi mengambil alih hidup para penderitanya.

Depression Warriors Indonesia hadir untuk membantumu menemukan teman-teman seperjuanganmu

Gambar via https://web.facebook.com/photo.php?fbid=698325876847858&set=a.698292806851165.1073741828.100000113556013&type=3&theater

Komunitas kesehatan jiwa yang satu ini memfasilitasi support group dimana para pengidap depresi berkumpul di satu tempat, saling berbagi cerita, dan memberikan dukungan emosional terhadap satu sama lain. Dengan adanya sesi support group ini, para pengidap depresi tidak merasa sendirian dan terbantu dengan mendengar pengalaman-pengalaman orang lain. Bahkan, ada yang merasa bersyukur karena menyadari bahwa ternyata masalahnya tidak lebih besar dari masalah orang lain.

Kamu bisa curhat sepuasnya di komunitas ini tanpa harus takut dan malu karena identitas beserta seluruh cerita akan dijaga kerahasiaannya. Kamu bisa ikutan curhat di support group yang diadakan rutin satu kali setiap bulannya di kawasan Jakarta. Untuk tau lebih lanjut bagaimana caranya untuk ikutan curhat sepuasnya di komunitas kesehatan jiwa ini, kamu bisa kunjungi Meet Up dan Instagram milik Depression Warriors Indonesia.

Nah, masih mau menyimpan semua masalahmu sendirian? Yuk curhat sepuasnya di komunitas Depression Warriors Indonesia!

MA

Ingin acara/komunitasmu diulas dan ditampilkan dalam Riliv Story? Kirimkan ulasan acara (file Word) + dokumentasi beserta biodata singkat acara dan penyelenggara ke e-mail riliv.story@gmail.com dengan subjek #YourStory – Review (Nama Acara). Tidak dipungut biaya.

Share

Recent Posts

Victim-Blaming: Mengapa Korban yang Disalahkan?

Tetanggamu baru saja terkena musibah. Rumahnya dirampok oleh sekelompok orang yang menggunakan penutup wajah di siang bolong saat semua keluarganya…

14 hours ago

Atasi Patah Hatimu dengan Makanan melalui 6 Cara Ini!

Doi meninggalkanmu begitu saja demi orang lain? Atau kamu baru saja putus dengan kekasihmu? Gelombang patah hati yang luar biasa…

2 days ago

Generasi Millennial, Ini yang Bisa Kamu Pelajari dari Stan Lee!

Tidak diragukan lagi jika karya-karya Stan Lee selalu berhasil memukau para penikmatnya. Setiap seri dari cerita tentang pahlawan super yang…

2 days ago

Ayah Bunda, Ini Dampak Perceraian bagi Anak Balita!

Ketika perceraian dirasa sebagai jalan terbaik yang dipilih oleh pasangan suami-istri, perpisahan tentu tak dapat dihindari. Perpisahan dalam hal ini…

3 days ago

4 Cara Ini Bisa Membuat Orang Lain Memahami Gangguan Kejiwaan yang Sedang Kamu Alami!

Gangguan kejiwaan merupakan suatu penyakit dan tentu saja bukan hal yang memalukan. Yuk simak cara Katie berterus terang tentang depresi…

4 days ago

Survivor Day: Karena Tak Hanya Satu Jiwa yang Tersakiti

Kematian karena bunuh diri menyisakan luka, terutama bagi mereka yang ditinggalkan. Survivor Day hadir setiap tahunnya, untuk memberikan mereka kekuatan. …

4 days ago