Categories: Depression

Sedih atau Depresi? Berikut Ciri-Ciri Orang Depresi yang Perlu Kamu Ketahui!

Apakah kamu memiliki mood yang buruk, dear? Kamu mungkin sedang mengalami kesedihan hingga mempengaruhi moodmu atau mungkin saja depresi sedang menyerangmu!

Memang sangat sulit membedakan antara perasaan sedih dan depresi karena keduanya sama-sama menyerang mood seseorang. Jangan khawatir, beberapa ciri-ciri orang depresi di bawah ini bisa membantumu!

Depresi bisa bertahan lama tanpa alasan yang jelas

Depression remains in yourself for a long period. (Photo by Sanah Suvarna on Unsplash)

Kesedihan datang dengan sebab yang jelas, seperti kehilangan orang tercinta. Tepat setelah orang tersebut berhasil melupakan atau merelakan hal yang membuatnya sedih, maka rasa sedih pun akan hilang.

Berbeda dengan rasa sedih, ciri-ciri orang depresi bisa dilihat dari seberapa mood mengalami gangguan tanpa alasan yang jelas. Depresi juga bisa mempengaruhi cara pandang dan perilaku seseorang dalam jangka waktu yang panjang.

Hal yang paling disukai tidak lagi membawa kebahagiaan

Favorite things can no longer bring happiness. (Photo by George Coletrain on Unsplash)

Jika hal yang kamu sukai, seperti bermain piano atau melihat pameran seni tidak lagi membawa rasa senang seperti biasanya, mungkin kamu sedang menderita depresi karena salah satu ciri-ciri orang depresi adalah tidak bisa menemukan kebahagiaan bahkan dari sesuatu yang disukai.

Kondisi fisik dan pikiran juga mengalami perubahan karena depresi

Food is not tempting for depressed people. (Photo by Rawpixel on Unsplash)

Ciri-ciri orang depresi yang paling menonjol adalah perubahan fisik, seperti berat badan turun atau naik drastis, cara bergerak dan berbicara lebih lambat, susah berkonsentrasi, kurang tidur atau tidur berlebihan, dan mudah lelah.

Bila kamu mengalami hal tersebut selama setidaknya dua minggu, kemungkinan kamu terserang depresi, dear!

Orang yang depresi tidak selalu sedih dan menangis

Depression can lead you to a state of inability to feel anything at all. (Photo by Stefano Pollio on Unsplash)

Banyak orang memahami depresi sebagai keadaan dimana seseorang merasa sangat sedih dan tertekan hingga harus menangis sepanjang hari. Pada faktanya, tidak memiliki perasaan apapun, baik gembira maupun sedih juga merupakan ciri-ciri orang depresi.

Orang yang sedang menderita depresi ibarat terjebak dalam kabut sehingga ia tidak bisa melihat warna-warni kehidupan dan merasakan senang maupun sedih karena suatu hal. Hidupnya terasa hambar karena ia menganggap semuanya sama saja.

Depresi tidak memiliki alasan yang jelas, namun bisa dipicu oleh berbagai hal

Poverty may cause depression (Photo by Jonathan Kho on Unsplash)

Faktor genetik ternyata bisa memicu terjadinya depresi. Bila orang tua memiliki riwayat depresi, maka kemungkinan besar sang anak juga akan mengalaminya. Faktor lain yang menimbulkan depresi adalah kekerasan, kemiskinan, atau harga diri yang rendah.

Perbedaan pada kerja otak adalah ciri-ciri orang depresi

Certain hormone becomes lower due to depression (Photo by Benjamin Voros on Unsplash)

Pada penderita depresi, lebih banyak darah mengalir ke amygdala, jaringan di otak yang merupakan pengatur rasa takut. Itu sebabnya penderita depresi akan fokus pada hal-hal negatif karena rasa takutnya lebih tinggi.

Depresi juga terkait dengan rendahnya beberapa hormon dalam tubuh seperti serotonin yang berfungsi untuk mengatur pola tidur, dopamin yang bisa menciptakan rasa bahagia, dan epinefrin atau adrenalin yang meningkatkan tingkat kewaspadaan seseorang terhadap hal darurat.

Langkah awal yang tepat jika ciri-ciri orang depresi di atas terjadi padamu adalah berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai. Yuk segera berkonsultasi dengan Riliv untuk mendapatkan penanangan cepat. Hindari self-diagnosis ya, dear!

Disadur dari:

  1. https://tonic.vice.com/en_us/article/9kzqa7/am-i-depressed-difference-sadness-depression

Translated and modified by Isti Zharfiesyah Putri. Always craving for a scoop of vanilla ice cream.

Share

Recent Posts

Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus menurut Psikolog

Mengasuh anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan mengasuh anak biasa. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, dari melakukan deteksi dini…

3 hours ago

Merasa Kesal Diselingkuhi Pria Tercinta? Intip 6 Tips Berikut untuk Mengatasinya!

Tidak ada yang lebih menyakitkan dibandingkan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang yang kamu sayang. Entah itu teman, keluarga, apalagi pasangan.…

8 hours ago

(FEATURED) Bisakah Aku Bahagia Dengan Diri Sendiri ketika Semesta Tak lagi di sisi?

Berbicara tentang bahagia, akan sangat beragam definisinya bagi setiap manusia. Sebagian saat ini mungkin sedang merasa bahagia, tapi sebagian lain…

8 hours ago

Konsultasi Perceraian, Apa Ini Akhir Cerita Pernikahan Kami?

Waktu terbanyak untuk berpikir tentang kehidupan pribadi, biasanya kuhabiskan di mobil dalam perjalanan pulang dari kantor. Malam itu, pikiranku tertuju…

1 day ago

Pentingnya Kesehatan Mental di Awal Lima Tahun Pernikahan

Kulihat kalendar di depanku. Sehari menjelang ulang tahun pernikahanku dan Mezza. Rasanya waktu berlalu dengan cepat. Mungkin bagi orang lain…

1 day ago

Kata-Kata Gagal Move On untuk Unggahan Media Sosial-mu!

Ketika kamu sudah merelakannya, dia justru datang menawakan kembali harapan. Memaafkan, melupakan, hingga merelakan seketika seperti terlupakan begitu saja ketika…

2 days ago