Categories: Anxiety

Catatan Andini: Psikolog Membantuku Mengenali Cemas Berlebihan

Selama 15 tahun, hidup Andini dipenuhi kegelapan

Suami berhenti bekerja karena harus menjalani operasi. 2 anak yang harus Andini tanggung kebutuhan sekolah maupun rumah. Pasca-operasi sang suami, putra Andini mengalami kecelakaan dan koma selama seminggu. Semua menariknya ke dalam arah berbeda, dan Andini berjuang sendirian.

Tidak lama kemudian, Andini mulai merasa aneh.

“Aku mulai merasa takut sendirian,” ujar Andini. “Aku tidak mau keluar dari rumah. Seluruh tubuhku berkeringat, dadaku sakit, dan aku pusing. Aku segera masuk UGD dan dokter hanya berkata bahwa aku baik-baik saja. Aku tidak mempercayainya!”

Semua terus berlanjut hingga dokter menyarankan psikolog kepada Andini.

“Aku ragu,” kata Andini. “Namun psikolog mengatakan bahwa aku bukan mengalami gangguan jantung. Aku mengalami kecemasan dan serangan panik.”

Seperti membersihkan rumah yang berantakan. Kamu terburu-buru, dan tidak tahu dimana kamu akan meletakkan barang-barangmu. Lalu? Kau hanya meletakkannya dalam lemari. Terus menerus. Hingga lemari itu penuh dan tiba-tiba seluruhnya keluar, mengotori rumah. Kecemasan adalah ketika kamu berpikir “Ayo segera dibersihkan! Cepat, cepat!” tetapi serangan panik membuatmu berkata “Tuh kan, penuh! Hayo!”

Rupanya, hantu itu bernama cemas berlebihan dan serangan panik

Cemas berlebihan dan serangan panik sangat mengganggu

Andini adalah satu dari sekian banyak penderita kecemasan dan serangan panik. Sayangnya, mereka seringkali tidak menyadari permasalahan ini. Pikiran buruk berusaha ditekan, namun meninggalkan beban yang berat untuk ditanggung.

Cemas adalah reaksi yang wajar dalam menghadapi masalah. Tapi kamu perlu menyadari bila mulai was-was pada berbagai hal tanpa alasan yang logis. Cemas berlebihan membuatmu tidak tenang sepanjang hari.

Serangan panik, fobia, kecemasan sosial, obsessive compulsive disorder (OCD) merupakan bagian dari gangguan kecemasan

Bagaimana aku tahu bahwa aku mengalami gangguan kecemasan?

Benarkah aku mengalami cemas berlebihan?

Secara umum, kekhawatiran yang mengganggumu melakukan kegiatan sehari-hari dengan tenang tergolong sebagai gangguan cemas berlebihan. Tetapi mungkin kamu bisa tergolong salah satu dari gangguan di bawah ini:

  1. General anxiety : Khawatir berlebihan, kesulitan tenang, merasa semua hal berakhir negatif
  2. Panic attack : ketakutan tiba-tiba, pusing, keringat berlebih, merasa raga terpisah dan tidak memahami kenyataan
  3. Social anxiety : takut dengan keramaian, khawatir tampak konyol di depan umum
  4. Fobia : ketakutan luar biasa pada hal yang tidak membahayakan, tidak berdaya di depan sumber fobia
  5. Obsessive-compulsive disorder : pikiran kontinyu yang tidak diinginkan, tindakan berulang untuk mengatasi pikiran tersebut (mengunci pintu 5x, mencuci tangan 10x setelah makan)

Kukira aku bisa mengabaikannya….

Gangguan ini rupanya tak dapat diabaikan

STOP mengabaikan gangguan kecemasan! Seperti kisah Andini, kamu pun bisa mengalami hal di bawah ini bila membiarkannya:

  1. Isolasi sosial karena lebih memilih menjauh dari relasi khususnya pada social anxiety disorder
  2. Penyalahgunaan alkohol dan zat yang dapat berujung masalah kesehatan
  3. Depresi dan munculnya gangguan mental lainnya yang menyebabkan sulitnya beraktivitas
  4. Masalah kesehatan fisik karena tekanan maupun perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm)
  5. Percobaan bunuh diri

Aku rasa aku ingin bantuan, apa yang bisa kulakukan?

Carilah bantuan profesional secepatnya

Langkah yang dilakukan Andini sangat tepat. Setelah melewati beberapa sesi, Andini dapat mengatasi permasalahannya secara mandiri. Menemui psikolog secepatnya dapat membantumu mengenali keluhanmu. Kamu bisa meminta sahabat/keluarga untuk memahami kondisimu agar mereka dapat menolong menemukan profesional.

Beruntung, kamu tak perlu repot kemana mencari bantuan profesional. Riliv menyediakan layanan konseling online dengan psikolog langsung dari smartphone tanpa perlu bertatap muka. Tanpa perlu menunggu, kamu bisa segera menemukan bantuan langsung dari genggamanmu.

Pelayanan profesional dan ahli di bidangnya, bebaskan ceritamu agar mendapat pertolongan secepatnya, lepas dari masalah pribadi.

“15 tahun berlalu, dan aku dapat mengatasinya. Aku menyadari setiap hal buruk, selalu terjadi dengan alasan yang baik. Psikolog membantuku mencari jalan keluar dari setiap masalah. Saranku, segeralah cari psikolog agar kamu dapat membersihkan lemarimu, dan mulailah mencintai!”

Mengalami hal yang sama? Karena kamu begitu istimewa, yuk ikuti langkah sukses Andini dimulai dari klik link ini!

Referensi

The Perfect Way My Psychologist Explained Anxiety

Tanda Terlalu Lama Tidur: Mudah Lupa Hingga Nambah Berat Badan!

Apa benar, tanda terlalu lama tidur adalah mudah lupa, bahkan berat badan bertambah? Berbaring di kasur, leyeh-leyeh, merupakan kegiatan yang…

10 hours ago

Hari Kesetaraan Sosial Dunia: Menghargai Perspektif Orang Lain!

Selamat Hari Kesetaraan Sosial Dunia, hari di mana semua orang memiliki status yang sama. Ada beberapa situasi untuk menggambarkan apa yang dimaksud kesetaraan, alias…

24 hours ago

7 Akibat Putusnya Perkawinan: Meningkatkan Kesehatan, lho!

Menjalin hubungan rumah tangga pasti memang tidak pernah lepas dari berbagai persoalan yang terkadang justru membawa kalian pada putusnya pernikahan.…

1 day ago

Overthinking? Tidak Bagus untuk Kesehatan Mentalmu!

Berfikir: satu kata yang selalu dilakukan setiap manusia. Tidak ada yang salah dengan berfikir. Itu hal yang bagus untuk dilakukan.…

2 days ago

(FEATURED) Pacar Tidak Kunjung Melamar, Apakah Putus Solusinya?

Bertahun-tahun menjalin hubungan, terkadang tidak sesuai harapan. Misalnya saja kamu ingin A, sedangkan si dia ingin B. Itu baru sekadar…

3 days ago

Jangan Salah Kaprah, Kenali Beda Cinta dan Obsesi Menurut Psikolog!

Setelah selama ini mengaku sedang jatuh cinta, apakah kalian benar-benar sedang jatuh cinta, bukan terobsesi? Apa kalian tahu perbedaan cinta…

5 days ago