Categories: Stress Well-being

Cara Menghilangkan Trauma Agar Hubunganmu Hangat Kembali!

Dear, apakah kamu pernah merasakan trauma? Tahu cara menghilangkan trauma? Bagaimana sih dampak dari trauma yang kamu rasakan pada kehidupan pribadimu? Ternyata, sesuatu yang bersifat traumatis yang terjadi dalam hidup seseorang dapat menyebabkan munculnya berbagai gangguan dalam kehidupan pribadi seseorang lho, Dear! Bahkan, gangguan-gangguan tersebut dapat merambah ke teman terdekat atau bahkan pasangan mereka sendiri.

Beberapa contoh yang paling umum dari gangguan-gangguan tersebut adalah:

  • Menghindari dan mengurangi hubungan fisik dan emosional
  • Mengasingkan diri
  • Merasa tidak berdaya dan putus asa
  • Merasa frustasi, marah, bingung, dan sedih
  • Sering terjadi pertengkaran dan kesulitan mencari solusi dalam masalah

Orang-orang yang mengalami gangguan-gangguan ini merasa sangat frustasi dan kesepian, tidak tahu bagaimana caranya membuat pasangan mereka merasa lebih baik atau menyelamatkan hubungan mereka, walaupun mereka ingin.

Jika tidak ditangani, gangguan-gangguan tersebut dapat menyebabkan kegagalan dalam hubungan, lho Dear! Wah hal-hal yang terkadang dianggap sepele ternyata dapat berdampak serius!

Lalu, kira-kira apa saja cara menghilangkan trauma yang dapat kita lakukan? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Untuk pasangan

Jangan mencoba memperbaiki atau mengobati trauma yang sedang dialami oleh pasanganmu

Sometimes it helps just to listen (Photo by Zun Zun from Pexels)

Semua orang pasti ingin melakukan yang terbaik untuk pasangannya. Namun, terkadang yang mereka anggap baik malah cenderung berlebihan dan bukan hal yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasangan mereka.

Faktanya, sembuh dari trauma membutuhkan waktu yang panjang. Seseorang perlu waktu untuk memahami informasi traumatis yang dialaminya. Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh seseorang untuk pasangannya dalam proses ini adalah untuk selalu ada dan menjadi tempat berkeluh kesah. Ingat, terkadang menjadi pendengar yang baik lebih penting daripada selalu berusaha untuk memberi solusi lho, Dear!

Jangan tersinggung!

Always keep a clear mind (Photos by Vera Arsic on Pexels)

Dear, ada kalanya pasanganmu terkesan sedang menjauhimu baik secara emosional maupun fisik. Tetapi ingat bahwa pasanganmu sedang melalui proses yang berat, maka dari itu bersabarlah dan tetaplah ada untuk pasanganmu ya, Dear. It is all part of the process.

Jangan berasumsi

Don’t think about it too much (Photo by Min An from Pexels)

Seorang pasangan yang baik tentu tidak ingin mengganggu pasangannya di saat menghadapi pengalaman yang traumatis, hingga berasumsi bahwa lebih baik jika membiarkan pasangan mereka menyendiri untuk sementara. Terkadang hal ini memang benar, tetapi tidak jarang juga pasangan kita membutuhkan kita untuk lebih dekat dengan mereka lho, Dear! Baik secara fisik maupun emosional. Sekali lagi, komunikasi adalah kuncinya!

Untuk yang mengalami trauma

Libatkan pasanganmu dan selalu berkomunikasi termasuk cara menghilangkan trauma

Talk it out (Photo by Pixabay from Pexels)

Ketika kamu sedang mengalami trauma, seringkali kamu merasa kesulitan mengungkapkan isi hatimu kepada orang terdekat ya, Dear? Kamu pasti merasa takut menjadi beban untuk mereka. Padahal, dengan tidak berkomunikasi dengan mereka, bisa menyebabkan orang terdekatmu merasa bingung dan diabaikan lho! Itu akan mendorong mereka untuk melakukan hal-hal yang tidak kamu perlukan dengan harapan dapat membantumu. Namun, hal tersebut justru akan membuatmu semakin jauh dengan pasanganmu, Dear.

Selalu komunikasikan apa yang sedang kamu rasakan dan bagaimana pasanganmu dapat membantu. Jika kamu ingin didengarkan katakanlah, jika kamu ingin dibantu katakanlah.

Do not lose hope (Photo by Ibrahim Asad from Pexels)

Awalnya dua orang memutuskan untuk menjadi pasangan karena ada hal-hal yang menyatukan mereka. Namun, saat mengalami masalah terkadang hal tersebut akan mengalihkanmu dari apa yang kamu sukai tentang pasanganmu. Suatu hubungan akan bisa bertahan jika kedua pihak memiliki keinginan untuk berusaha sembuh. Jadi ingat ya, Dear bahwa selalu ada harapan untuk kamu dan pasanganmu.

Referensi:

  1. Cook, J. M., Riggs, D. S., Thompson, R., Coyne, J. C., and Sheikh, J. I. (2004). Posttraumatic stress disorder and current relationship functioning among World War II ex-prisoners of war. Journal of Family Psychology, 18(1), pp. 36-45.
  2. Mills, B., and Turnbull, G. (2004). Broken hearts and mending bodies: The impact of trauma on intimacy. Sexual and Relationship Therapy, 19(3), pp. 265-289.
  3. https://www.goodtherapy.org/blog/when-it-all-falls-apart-traumas-impact-on-intimate-relationships-0211145

Translated by Jonathan Robinsar, who stuck in a neverending puzzle of life’s biggest-or-smallest questions. Also owns cats.

Share

Recent Posts

4 Novel Patah Hati yang Dapat Memotivasi Kamu untuk Bangkit Kembali

Kamu sedang mengalami patah hati akibat putus cinta dan merasa sulit sekali untuk move on? Nah, untuk membantumu melupakan mantan,…

4 hours ago

Waspada! 11 Tanda Bahwa Kamu Memiliki Gangguan OCD

OCD adalah gangguan psikologis yang sering disalah artikan sebagai orang yang sangat menyukai keteraturan atau sangat menyukai kebersihan. Namun kenyataannya…

21 hours ago

Merasa Stres Tak kunjung Usai? Pahami 4 Cara Menghilangkan Stres Berkepanjangan!

Pasti banyak dari kita yang sering merasa stres dengan berbagai macam alasan, baik karena percintaan, karir, atau permasalahan diri yang…

1 day ago

Jenis-Jenis Phobia yang Mungkin Kamu Alami, Ternyata Ada yang Takut Menikah!

Bagi beberapa orang, takut terhadap hal yang irasional atau phobia harus dihadapi sehari-hari. Hampir setiap orang memiliki ketakutan tertentu pada…

2 days ago

Ingin Awet dengan Pasangan? Ini Cara Menjaga Keharmonisan Hubungan yang Bisa Kamu Terapkan!

Pertengkaran dalam suatu hubungan bukanlah perkara yang mudah untuk diatasi. Banyak hal yang menyebabkan kedua pihak merasa paling benar. Terlebih,…

3 days ago

Mempertahankan Rumah Tangga Tanpa Cinta, Mungkinkah?

Sebagian besar pasangan suami-istri mungkin menganggap tidak lagi ada cinta berarti tidak mungkin bagi sebuah pernikahan untuk tetap berlanjut. Eits…

4 days ago