4 Alasan Bercerai yang Tepat: Ketika Perceraian adalah Keputusan yang Terbaik

Perceraian adalah hal yang paling tidak diharapkan dalam sebuah pernikahan. Janji suci yang telah diucapkan di hadapan Tuhan justru harus berakhir di ruang pengadilan.

Meskipun bukan sesuatu yang patut untuk dilakukan, ada kalanya perceraian menjadi satu-satunya solusi bagi pasangan suami-istri untuk memperoleh kebahagiaannya kembali.

Berikut beberapa alasan yang menjadikan perceraian sebagai sebuah penyelesaian yang tepat.

Pasangan yang bersikap kasar adalah alasan bercerai yang tepat

Cinta seharusnya saling mengasihi bukan menyakiti (Photo by Sydney Sims on Unsplash)

Bila pasanganmu pernah memukul atau menamparmu, sebaiknya kamu berhati-hati, Dear!

Kamu mungkin bisa memberikan maaf untuknya dengan dalih bahwa dia tidak melakukannya dengan sengaja, namun sikap kasarnya bisa saja terulang kembali.

Kekerasan dilakukan untuk menunjukkan kekuatan, bukan cinta.

Maka ketika pasanganmu mulai berperilaku kasar terhadap dirimu, baik secara verbal maupun fisik, kamu harus segera mengurus perceraian karena kekerasan adalah alasan bercerai yang tepat.

“Sekali selingkuh akan selalu selingkuh.”

Selingkuh cenderung bisa terulang kembali (Photo by rawpixel.com on Unsplash)

Ketika pasanganmu ketahuan berselingkuh, ia akan melontarkan berbagai alasan bahkan kata-kata penyesalan.

Kamu harus tahu bahwa tidak pernah ada alasan yang membenarkan sebuah perselingkuhan.

Kesempatan kedua memang bisa diberikan, namun jika pasanganmu kembali terlibat hubungan gelap dengan orang lain, sebaiknya pikirkan mengapa kamu harus mempertahankan seseorang yang bahkan tidak menghargaimu sama sekali.

Perselingkuhan adalah alasan bercerai yang tepat, Dear!

Pasangan gemar menghamburkan uang dan berutang

Pasangan yang gemar berfoya-foya adalah alasan bercerai yang tepat (Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash)

Biasanya pasangan suami-istri mengelola keuangan mereka bersama-sama.

Dalam hal ini, financial infidelity atau tindakan mengeluarkan uang secara rahasia dan menimbulkan banyak utang bisa dilakukan oleh salah satu pihak.

Jika kamu merasa menggunakan uang sewajarnya, tapi jumlah uang yang keluar jauh lebih besar, pasanganmu mungkin sedang melakukan financial infidelity untuk memuaskan hobi berbelanja yang disembunyikan darimu.

Financial infidelity merupakan alasan bercerai yang tepat, Dear! Selain bisa menimbulkan utang dan kesulitan ekonomi, keahlian pasanganmu dalam menyembunyikan sesuatu tentu akan merugikanmu.

Memiliki pasangan pecandu yang susah untuk diubah menjadi lebih baik

Pasangan sulit untuk diajak ke arah yang benar (Photo by freestock.org on Unsplash)

Bagaimana rasanya bila pasanganmu adalah seorang pecandu? Sebagai orang terdekatnya, kamu pasti memiliki keinginan untuk membimbingnya menjadi orang yang lebih baik.

Namun sebenarnya, perubahan hanya akan terjadi jika ia memiliki niat untuk melakukannya atau ia telah mencapai titik terendah dalam hidup.

Kondisi pasangan yang tak kunjung berubah pasti akan membuatmu berada dalam keadaan yang sangat sulit.

Jika kamu merasa tidak sanggup lagi menjalaninya, kamu bisa menjadikan hal ini sebagai alasan bercerai yang tepat, Dear!

Perceraian bukan lagi sebuah hal yang tabu apabila kamu dihadapkan pada kondisi di atas.

Ketimbang memaksakan diri dan mengorbankan kebahagiaanmu, menjadikannya alasan bercerai adalah pilihan yang jauh lebih baik, Dear.

Disadur dari:

  1. https://www.liveabout.com/valid-reasons-for-getting-a-divorce-1102884

Translated and modified by Isti Zharfiesyah Putri. Amazed by the reflection of light on a river.

Share

Recent Posts

Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus menurut Psikolog

Mengasuh anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan mengasuh anak biasa. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, dari melakukan deteksi dini…

3 hours ago

Merasa Kesal Diselingkuhi Pria Tercinta? Intip 6 Tips Berikut untuk Mengatasinya!

Tidak ada yang lebih menyakitkan dibandingkan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang yang kamu sayang. Entah itu teman, keluarga, apalagi pasangan.…

8 hours ago

(FEATURED) Bisakah Aku Bahagia Dengan Diri Sendiri ketika Semesta Tak lagi di sisi?

Berbicara tentang bahagia, akan sangat beragam definisinya bagi setiap manusia. Sebagian saat ini mungkin sedang merasa bahagia, tapi sebagian lain…

8 hours ago

Konsultasi Perceraian, Apa Ini Akhir Cerita Pernikahan Kami?

Waktu terbanyak untuk berpikir tentang kehidupan pribadi, biasanya kuhabiskan di mobil dalam perjalanan pulang dari kantor. Malam itu, pikiranku tertuju…

1 day ago

Pentingnya Kesehatan Mental di Awal Lima Tahun Pernikahan

Kulihat kalendar di depanku. Sehari menjelang ulang tahun pernikahanku dan Mezza. Rasanya waktu berlalu dengan cepat. Mungkin bagi orang lain…

1 day ago

Kata-Kata Gagal Move On untuk Unggahan Media Sosial-mu!

Ketika kamu sudah merelakannya, dia justru datang menawakan kembali harapan. Memaafkan, melupakan, hingga merelakan seketika seperti terlupakan begitu saja ketika…

2 days ago