Categories: Stress

Yuk, Kenali Akibat Stres pada Wanita!

Dear, sadar atau tidak saat ini banyak sekali hal yang bisa membuatmu stres, seperti terjebak macet selama berjam-jam, tugas kuliah menumpuk, atau paket data internet yang tidak bisa digunakan. Stres bisa menyerang siapapun, termasuk wanita. Lantas, apa saja akibat stres pada wanita?

Kondisi mental yang lebih rentan

Photo by Huyen Nguyen on Unsplash

Cara wanita dan pria dalam memberi respon terhadap stres ternyata berbeda, lho! Wanita cenderung lebih sensitif ketika harus berhadapan dengan stres. Ketika pria menggunakan fight or flight response, wanita memilih untuk bertahan dan beradaptasi dengan stres yang menyerang. Respon ini biasa disebut dengan tend and befriend.

Stres juga bisa membuat wanita merasa tidak bergairah dan mengalami mood yang buruk. Bahkan, bisa berakibat pada gangguan kesehatan mental yang lebih serius, seperti depresi.

Akibat stres pada wanita juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi, lho!

Photo by Brooke Lark on Unsplash

Sebagian besar orang mungkin mengira bahwa stres hanya menyerang pikiran tanpa memberi dampak yang signifikan pada kondisi fisik. Padahal faktanya, stres bahkan bisa mengganggu siklus menstruasi pada wanita, lho!

Ketika wanita mengalami stres, otak akan terpacu untuk membakar karbohidrat dalam jumlah yang luar biasa banyak sehingga tubuh harus menghabiskan energi yang banyak pula. Alhasil, proses produksi hormon estrogen yang membantu dalam menghasilkan sel telur akan terganggu dan berdampak pada mundurnya waktu menstruasi dari biasanya.

Tidur tidak pulas

Photo by Vladislav Muslakov on Unsplash

Akibat stres pada wanita bisa mempengaruhi pola tidur. Seorang wanita yang sedang mengalami stres akan kesulitan untuk tertidur atau mereka akan terbangun tiba-tiba disela waktu tidur. Hal ini tentu merugikan karena sebenarnya dengan tidur yang teratur, stres pun bisa berkurang.

Rambut rontok dan kulit bermasalah

Photo by Element5 Digital on Unsplash

Pada saat wanita mengalami stres, rambut akan mengalami telogen effluvium yaitu rontoknya rambut yang diakibatkan oleh berbagai hal, termasuk stres. Selama masa stres, rambut akan menjalani berbagai fase dengan lebih cepat, mulai dari fase pertumbuhan hingga fase rontok. Itulah mengapa ketika wanita merasa stres, dampaknya akan terlihat pada jumlah rambut rontok yang lebih banyak dari biasanya.

Akibat stres pada wanita juga dapat dilihat dari masalah yang terjadi pada kulit karena ketika stres menyerang, tubuh mendapat perintah untuk memproduksi kortisol yang menyebabkan kelenjar minyak harus melepas lebih banyak minyak. Kulit yang berminyak akan lebih mudah untuk berjerawat. Masalah kulit yang lebih serius seperti biduran juga bisa menjadi akibat stres pada wanita.

Masalah pada perut yang sangat mengganggu

Photo by rawpixel on Unsplash

Ketika stres melanda, kamu mungkin akan melampiaskannya pada makanan, terutama makanan cepat saji atau makanan yang kurang bergizi sehingga membuat berat badanmu bertambah. Kemungkinan sebaliknya, kamu tidak memiliki nafsu makan sama sekali lalu berat badanmu turun drastis.

Hal lain yang mungkin dialami perutmu adalah kram, kembung, atau perut terasa panas. Akibat stres pada wanita juga dapat memicu terjadinya Irritable Bowel Syndrome (IBS) yaitu keadaan di mana kontraksi otot pada usus besar menjadi tidak normal. Kontraksi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan diare dan sembelit.

“Aduh, kenapa kerjaan nggak selesai-selesai sih!”

Photo by JESHOOTS.COM on Unsplash

Stres bisa mengganggu perhatian dan fokusmu. Pekerjaan atau tugas yang biasanya bisa kamu selesaikan hanya dalam dua jam, kini kamu harus rela pulang telat untuk menyelesaikannya. Hal ini akan menjadi lebih buruk jika stres yang kamu alami ternyata berasal dari pekerjaanmu.

Mudah terserang penyakit

Photo from Pexels.com

Stres akan membuat sistem imun dalam tubuh menurun. Hal tersebut menyebabkan penyakit lebih mudah menyerang dan berdampak pada penyakit kronis lainnya, seperti tekanan darah tinggi, stroke, atau serangan jantung. Walaupun stres bukan merupakan penyebab utama, tapi stres bisa menjadi faktor pendukung terjadinya hal-hal tersebut, terutama pada wanita.

Stres yang terjadi pada wanita memang bisa mempengaruhi berbagai aspek mulai dari psikis hingga kondisi fisik. Dear, bila kamu mengalaminya, hal paling mudah yang bisa kamu lakukan adalah meluangkan waktu untuk berkumpul bersama orang-orang terdekatmu. Kamu bisa bercerita, bersenda gurau atau memeluk mereka. Menurut studi, pelukan adalah cara yang ampuh untuk mengurangi stres, lho!

Disadur dari:

  1. http://www.getyrrights.org/menstrual-cycle/causes-of-missed-and-irregular-menstrual-cycle-in-women/
  2. https://abcnews.go.com/Health/WomensHealth/reasons-losing-hair/story?id=13320129

Translated and modified by Isti Zharfiesyah Putri. Amazed by the reflection of light on a river.

Share

Recent Posts

HEAR, HEAR: Job Vacancy and Internship Program on RILIV!

Karena Anda, Riliv Ada. Bergabunglah dengan Kami. Didorong semangat berkarya millennial, kami berambisi untuk menyajikan layanan psikologi online terbaik yang…

4 days ago

6 Cara Mengatasi Takut Ketinggian, Salah Satunya Melalui Virtual Reality!

Acrophobia atau takut terhadap ketinggian sangat umum terjadi, yaitu sekitar 5% dari populasi. Acrophobia cenderung berbahaya karena serangan panik di…

6 days ago

Apakah Mood Swings yang Kamu Alami Merupakan Ciri-Ciri Bipolar? Ini Penjelasannya!

Gangguan bipolar ditandai dengan perubahan suasana hati atau mood swings, yaitu dari fase mania (sangat bahagia) ke fase depresi (sangat…

7 days ago

Cara Mengatasi Depresi Berat yang Dilakukan Pemuda Ini Akan Membuatmu Kagum!

Aku Harry, seorang Event and Community Officer. Walaupun tanganku gemetar dan dadaku terasa berat ketika menulis ini, aku berusaha untuk tetap…

1 week ago

Hari Relawan Internasional: Rela Jadi Relawan, Inilah Alasannya!

Siapa yang setuju kalau para relawan itu sangat keren? Saking kerennya, PBB sampai menetapkan tanggal 5 Desember sebagai Hari Relawan…

1 week ago

Putus Cinta? Coba 7 Cara Mengobati Patah Hati yang Disarankan Psikolog Ini!

Putus cinta membuat dunia yang tadinya terasa begitu indah, kini bagaikan lautan hitam yang siap menelanmu. Bagaimana mengatasinya? Seorang psikolog…

2 weeks ago