Mengapa Akhir Minggu Terasa Sulit Saat Anda Memiliki Sebuah Penyakit Mental

Ah, akhir minggu! Saatnya beristirahat, bersenang-senang dan mengisi kembali energi kita.  Ya kan?

Berdasarkan pengalaman saya yang hidup dengan penyakit mental,

Sayangnya, akhir minggu bisa terasa sulit

Photo by Thư Anh on Unsplash

Bagi saya yang memiliki gangguan kecemasan umum (Generalized Anxiety Disorder), akhir minggu menjadi sangat sulit bagi saya untuk bersantai dan bersenang-senang. Saya biasanya menghabiskan sebagian besar waktu akhir minggu untuk banyak memikirkan dan menganalisa mengenai apa saja yang telah saya lakukan (atau tidak lakukan) dan saya katakan (atau tidak katakan) di minggu sebelumnya. Terkadang kecemasan bisa membuat saya merasa bersalah kalau saya merasa tidak menunjukkan performa yang sempurna pada minggu itu.

Serangan Panik

Akhir minggu bisa menyulitkan ketika saya ingin pergi ke luar rumah dan bersenang-senang namun terganggu oleh serangan panik. Aktivitas rutin seperti menggunakan transportasi umum yang biasanya saya gunakan, terasa mencemaskan, atau bahkan hal yang mustahil. Serangan panik terburuk yang pernah saya miliki muncul saat saya berada di dalam kereta bawah tanah. Menjadi sebuah perjuangan tersendiri setiap kali saya akan menaiki transportasi itu, seperti melawan pikiran kalau saya akan mengalami serangan panik lagi.

Photo by Daniel Abadia on Unsplash

Sudah setahun lebih serangan panik tersebut terjadi. Meskipun selama ini saya sudah mendapatkan terapi dan pengobatan, namun kereta bawah tanah dan transportasi umum masih menjadi pemicu utama bagi saya yang merasa terlalu lemah atau terlalu lelah menanganinya tidak peduli seberapa besar keinginan saya untuk pergi di akhir minggu.

Baca juga: 6 Sign You Need to Break Up with Your lover!

Senang memiliki banyak waktu luang di akhir minggu? Saya sih tidak

Photo by Jon Tyson on Unsplash

Akhir minggu bisa menyulitkan karena mereka tidak memiliki jadwal yang terstruktur seperti yang biasa saya miliki di hari lainnya. Meski ada kalanya saya senang karena tidak ada jadwal yang ketat, fakta bahwa tidak adanya kewajiban apapun di akhir minggu (tidak ada kelas, kerja, janji temu terapi atau dokter) bisa membuat saya merasa cemas. Yang biasanya terngiang-ngiang di pikiran saya terdengar seperti: “OKE, bagaimana caranya mengatur waktu saya di akhir minggu ini? Saya harus menyelesaikan tugas untuk sekolah dan harus mencuci baju. Mana yang harus saya lakukan dulu?

Well, sudah jam 2 siang dan saya belum makan. Jadi, saya mungkin harus melakukan hal itu dulu sebelum melakukan hal lainnya atau saya mungkin akan pingsan. Ya Tuhan, bagaimana jika saya benar-benar pingsan? Tidak ada orang yang bisa membantu saya! OKE, Gabi, tenang, kamu mungkin tidak akan pingsan; kamu tidak pernah pingsan sebelumnya! Kamu hanya harus sedikit makan. Tapi saya tidak ingin bangun dari tempat tidur… Saya tidak punya alasan untuk bangun dari tempat tidur… Ugh, saya payah dalam hal ini!”

Baca juga: Saya Harus Merubah Cara Saya Berbicara Tentang Kesehatan Mental Kepada Putri Saya

Tidak boleh minum alkohol!

Akhir minggu bisa menyulitkan ketika saya dilarang meminum minuman beralkohol karena masih dalam pengobatan. Sejujurnya saya sedih karena itu, terlebih lagi jika saya pergi dengan teman-teman. Jika saya tahu kalau mereka akan pergi ke bar, saya mungkin akan menolak ajakan mereka.

Photo by Kelsey Chance on Unsplash

Saya tahu saya bisa saja tetap pergi dan tidak minum alkohol, dan tentu saja teman-teman saya tidak akan masalah. Tapi, sesering apapun saya berkata kalau saya menerima gangguan-gangguan yang saya miliki, hal-hal sepele seperti tidak bisa minum wine, yang sebelumnya masih bisa saya nikmati, membuat saya merasa sangat frustasi, bahkan marah karena hidup dengan semua kondisi ini.

Baca juga: Inilah Wujud dari Gejala Bipolar yang Harus Kamu Pahami

Merasa buruk karena tidak bisa membuat rencana

Photo by The Journal Garden | Vera Bitterer on Unsplash

Akhir minggu bisa menyulitkan karena saya takut jika serangan panik atau kecemasan muncul secara mendadak ketika saya ingin membuat rencana dengan teman-teman. Hal itu membuat saya menahan diri untuk tidak membuat rencana. Dan saat hal itu terjadi, biasanya saya akan merasa buruk tentang diri sendiri, tentang fakta bahwa membuat rencana dengan teman-teman adalah sebuah perjuangan, bahwa saya adalah orang yang tidak bisa diandalkan, dan fakta bahwa gangguan mental ini membuat saya tidak bisa melakukan hal-hal yang ingin saya lakukan.

Kehabisan energi

Photo by Yuris Alhumaydy on Unsplash

Akhir minggu bisa menyulitkan karena jika saya sudah punya minggu yang sulit berjuang dengan kesehatan mental saya, mungkin saya akan lelah secara fisik dan mental di akhir minggu. Itu berarti saya akan kesulitan dalam mengumpulkan energi yang cukup untuk melakukan hal-hal dasar seperti mandi dan mendapatkan makanan, dan itu mungkin berarti saya harus mengucapkan selamat tinggal pada hal-hal yang menyenangkan.

Bagaimanapun, pada akhirnya saya berhasil melewatinya

Bagaimana saya menghabiskan akhir minggu saya berjuang dengan penyakit mental yang saya miliki mungkin terlihat sangat berbeda dengan bagaimana orang lain menghabiskan waktunya di akhir minggu. Tapi jika saya bisa mengambil satu pelajaran dari akhir minggu yang sangat sulit dan terkadang sangat suram adalah saya berhasil melalui semua itu.

Photo by Morgan Sessions on Unsplash

Bagaimanapun sulitnya akhir minggu yang mungkin saya miliki, saya bertahan dengan fakta bahwa mereka akan selalu berakhir. Dan saat hari Senin datang, saya tahu saya akan merasa baik kembali.

Disadur dari:

  1. https://themighty.com/2018/04/weekends-hard-mental-illness/

Transalated by Sabrina Rizkahil, a boring person that likes to joke. Find her on instagram @s.rizkhl

Share

Recent Posts

HEAR, HEAR: Job Vacancy and Internship Program on RILIV!

Karena Anda, Riliv Ada. Bergabunglah dengan Kami. Didorong semangat berkarya millennial, kami berambisi untuk menyajikan layanan psikologi online terbaik yang…

4 days ago

6 Cara Mengatasi Takut Ketinggian, Salah Satunya Melalui Virtual Reality!

Acrophobia atau takut terhadap ketinggian sangat umum terjadi, yaitu sekitar 5% dari populasi. Acrophobia cenderung berbahaya karena serangan panik di…

6 days ago

Apakah Mood Swings yang Kamu Alami Merupakan Ciri-Ciri Bipolar? Ini Penjelasannya!

Gangguan bipolar ditandai dengan perubahan suasana hati atau mood swings, yaitu dari fase mania (sangat bahagia) ke fase depresi (sangat…

7 days ago

Cara Mengatasi Depresi Berat yang Dilakukan Pemuda Ini Akan Membuatmu Kagum!

Aku Harry, seorang Event and Community Officer. Walaupun tanganku gemetar dan dadaku terasa berat ketika menulis ini, aku berusaha untuk tetap…

1 week ago

Hari Relawan Internasional: Rela Jadi Relawan, Inilah Alasannya!

Siapa yang setuju kalau para relawan itu sangat keren? Saking kerennya, PBB sampai menetapkan tanggal 5 Desember sebagai Hari Relawan…

1 week ago

Yuk, Kenali Akibat Stres pada Wanita!

Dear, sadar atau tidak saat ini banyak sekali hal yang bisa membuatmu stres, seperti terjebak macet selama berjam-jam, tugas kuliah…

1 week ago