7 Akibat Putusnya Perkawinan: Meningkatkan Kesehatan, lho!

Menjalin hubungan rumah tangga pasti memang tidak pernah lepas dari berbagai persoalan yang terkadang justru membawa kalian pada putusnya pernikahan. Tapi, sebelum kalian berpikir untuk berpisah, ada baiknya untuk tahu apa saja, sih, akibat putusnya perkawinan, baik yang negatif maupun yang positif.

Diantara 7 akibat dari perceraian ini, salah satunya dapat meningkatkan kesehatan, lho!

1. Anak tidak menerima apa yang seharusnya menjadi haknya

(Photo by Annie Spratt on Unsplash)

Bagi pasangan yang sudah mempunyai anak, akibat putusnya perkawinan yang paling kentara adalah masalah perkembangan anak mereka.

Sering kali anak menjadi korban dari keegoisan orangtuanya karena memilih untuk berpisah.

Akibatnya, emosi anak bisa terganggu karena merasa kurang perhatian dan kasih sayang. Dapat memicu anak untuk masuk dalam pergaulan bebas juga, lho!

Rumah tangga yang hancur sangat memberi efek kepada anak-anak.

2. Selalu merasa kesepian karena kehilangan sosok teman hidup

(Photo by Keenan Constance on Unsplash)

Akibat putusnya perkawinan tentu mengubah hidupmu dan pasanganmu. Hari-hari yang kamu lewati bersama pasanganmu pasti merupakan hal yang indah untuk dikenang.

Layaknya orang yang baru saja putus cinta, kamu akan merasa sangat kesepian ketika sosok pasangan yang biasa mengisi hari-harimu, kini tidak bersamamu lagi.

Sebenci apapun kamu dengan pasanganmu, kamu tidak bisa memungkiri bahwa kamu masih terbiasa hidup bersama dengannya.

3. Kehilangan teman dekat bisa menjadi salah satu akibat putusnya perkawinan

(Photo by Helena Lopes on Unsplash)

Kamu pasti berpikir dengan bercerai dari pasanganmu, maka hubunganmu dengan teman-temanmu akan semakin dekat.

Wah, siapa bilang? Bisa jadi teman-teman dekatmu justru beranggapan bahwa putusnya perkawinanmu dapat membawa toxic marriage bagi mereka.

Dengan melihat kamu bercerai, mereka akan mencemaskan rumah tangga masing-masing dan justru menjauhkan diri dari kamu, Dear.

4. Penyesalan di kemudian hari atas keputusan yang diambil saat ini

(Photo by Samuel Martins on Unsplash)

Pada saat terjadi pertengkaran, kamu atau pasangan cenderung mengambil keputusan sepihak.

Tanpa pikir panjang, kamu atau pasangan kamu justru mengambil keputusan untuk berpisah yang mungkin saja disesali kemudian.

Alasannya bisa jadi karena takut menjomblo lagi atau masih sayang dengan pasangan. Ingat, Dear, penyesalan selalu datang di akhir!

5. Akibat putusnya perkawinan membebaskanmu dari racun-racun dalam hubungan

(Photo by Patrick Hendry on Unsplash)

Hubungan perkawinan yang dipenuhi toxic bisa berakibat fatal untuk kesehatan mental dan tubuh kamu.

Persoalan yang tidak pernah selesai justru menimbulkan stres bahkan depresi. Akibatnya, kesehatan tubuh kamu juga ikut terganggu.

Jika memang harus berpisah, setidaknya kamu bisa terbebas dari racun-racun dalam perkawinan yang menggerogoti kesehatan mental, pikiran, dan tubuh kamu.

6. Sendiri lagi membuatmu lebih tangguh dan mandiri

(Photo by Hannah Busing on Unsplash)

Ketika menjadi pasangan suami istri, kalian akan bergantung satu sama lain. Setelah berpisah, sudah pasti kalian harus berjalan sendiri-sendiri.

Ini yang akan membuatmu terpacu untuk lebih mandiri, termasuk membahagiakan diri sendiri. Ternyata bahagia tidak melulu harus memiliki pasangan, lho, Dear!

7. Kamu bebas mengembangkan diri tanpa terhambat pendapat pasangan

(Photo by Shabrina Ayu on @Sabriiins)

Salah satu topik perdebatan dengan pasangan adalah masalah mengejar karir dan passion. Apalagi, kalau sudah dikaitkan dengan keuangan.

Dengan kamu memutuskan untuk berpisah, kamu mungkin bisa mengejar mimpi dan passion-mu yang sempat terhambat karena pasanganmu tidak pernah mendukung.

Akibat putusnya perkawinan selalu beragam. Baik atau tidaknya tergantung bagaimana cara kita memandangnya.

Sebelum memutuskan untuk berpisah dengan pasanganmu, ada baiknya pikirkan matang-matang akibat putusnya perkawinan yang akan terjadi.

Lalu, tanyakan pada dirimu, apa kamu siap menghadapinya. Perkawinan memang tidak selamanya indah. Tetapi, yang tidak indah bukan tentu harus berpisah.

Kalian juga bisa coba cara ini untuk mempertahankan rumah tangga yang hampir hancur, lho. Semoga berhasil, Dear!

Referensi:

  1. https://rightlawyers.com/divorce-may-affect-health/
  2. http://yourdivorcequestions.org/how-might-divorce-affect-me-and-my-family/
  3. https://www.theguardian.com/lifeandstyle/2018/jul/16/a-bad-marriage-is-as-unhealthy-as-smoking-or-drinking-say-scientists
  4. https://www.mediate.com/articles/psych.cfm

Shabrina Ayuningtyas – Kalau rindu dapat pahala mungkin aku sudah jadi ahli surga.

Share

Recent Posts

Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus menurut Psikolog

Mengasuh anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan mengasuh anak biasa. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, dari melakukan deteksi dini…

2 hours ago

Merasa Kesal Diselingkuhi Pria Tercinta? Intip 6 Tips Berikut untuk Mengatasinya!

Tidak ada yang lebih menyakitkan dibandingkan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang yang kamu sayang. Entah itu teman, keluarga, apalagi pasangan.…

8 hours ago

(FEATURED) Bisakah Aku Bahagia Dengan Diri Sendiri ketika Semesta Tak lagi di sisi?

Berbicara tentang bahagia, akan sangat beragam definisinya bagi setiap manusia. Sebagian saat ini mungkin sedang merasa bahagia, tapi sebagian lain…

8 hours ago

Konsultasi Perceraian, Apa Ini Akhir Cerita Pernikahan Kami?

Waktu terbanyak untuk berpikir tentang kehidupan pribadi, biasanya kuhabiskan di mobil dalam perjalanan pulang dari kantor. Malam itu, pikiranku tertuju…

1 day ago

Pentingnya Kesehatan Mental di Awal Lima Tahun Pernikahan

Kulihat kalendar di depanku. Sehari menjelang ulang tahun pernikahanku dan Mezza. Rasanya waktu berlalu dengan cepat. Mungkin bagi orang lain…

1 day ago

Kata-Kata Gagal Move On untuk Unggahan Media Sosial-mu!

Ketika kamu sudah merelakannya, dia justru datang menawakan kembali harapan. Memaafkan, melupakan, hingga merelakan seketika seperti terlupakan begitu saja ketika…

2 days ago